Pekan Dekranasda Tangsel Jadi Etalase Produk Lokal, Puluhan Pengrajin Pamerkan Produk Hasil Karyanya
PONDOK AREN – Pekan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi ajang promosi sekaligus etalase bagi produk-produk unggulan daerah. Selama dua hari, Jumat (24/7) hingga Sabtu (25/7), sebanyak 60 pengrajin dan pelaku UMKM memamerkan beragam hasil karya mereka di BXChange Mall, Pondok Aren.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, mengatakan ekonomi kreatif saat ini telah menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat, kreativitas, inovasi, dan kualitas produk menjadi modal utama untuk memenangkan persaingan.
Menurutnya, Tangsel memiliki potensi besar di sektor kriya, fesyen, kuliner, hingga berbagai produk kreatif lainnya yang lahir dari tangan-tangan terampil masyarakat. Potensi tersebut harus terus didorong agar mampu naik kelas, memiliki daya saing, memperluas pasar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha.
"Pekan Dekranasda bukan sekadar ajang pameran produk. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang kolaborasi, ruang belajar, ruang promosi, sekaligus ruang bertemunya para pelaku usaha dengan masyarakat, investor maupun pasar yang lebih luas," ujar Bambang.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan semakin banyak produk unggulan Tangsel yang dikenal masyarakat, memiliki identitas yang kuat, hingga mampu bersaing di tingkat regional, nasional, bahkan menembus pasar internasional.

Foto : Ist
Bambang menegaskan, Pemerintah Kota Tangsel berkomitmen memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi pemasaran, fasilitasi promosi, hingga perluasan akses pembiayaan bagi para pelaku UMKM.
Ia juga mengajak masyarakat untuk semakin mencintai produk lokal. Menurutnya, setiap produk yang dibeli bukan hanya sebuah barang, tetapi juga bentuk dukungan terhadap karya anak bangsa, keberlangsungan UMKM, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kepada para pelaku UMKM dan pengrajin, saya berpesan agar terus meningkatkan kualitas produk, menjaga konsistensi mutu, memperkuat branding, memanfaatkan teknologi digital, serta terus berinovasi mengikuti perkembangan kebutuhan pasar," pesannya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengapresiasi kolaborasi antara Dekranasda Provinsi Banten dan Dekranasda Kota Tangsel dalam membina para pengrajin.
Menurutnya, kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan pelaku UMKM melalui program kurasi, pelatihan, pembinaan, hingga perluasan akses pemasaran.
"Saya sangat berharap kontribusi Pemerintah Tangsel bisa langsung hadir di tengah-tengah para pengrajin. Nantinya mereka juga ingin dikurasi, diberikan pelatihan, pembinaan, kemudian memperluas jejaring pemasaran. Itu yang penting," katanya.
Tinawati menilai ketatnya persaingan produk di Tangsel justru harus menjadi pemacu semangat untuk meningkatkan kualitas produk lokal. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan pusat perbelanjaan menjadi langkah strategis agar produk-produk lokal semakin dikenal masyarakat.
Di tempat yang sama, Ketua Dekranasda Kota Tangsel, Roro Truetami Ajeng Soediutomo Pilar, mengatakan antusiasme para pengrajin mengikuti Pekan Dekranasda selalu tinggi setiap tahunnya.
"Untuk kali ini maupun tahun-tahun sebelumnya, para pengrajin sangat excited. Biasanya mereka juga meraup keuntungan yang cukup besar selama pameran berlangsung," ujarnya.
Sebanyak 60 pengrajin dan pelaku UMKM dari berbagai sektor turut ambil bagian dalam Pekan Dekranasda tahun ini dengan menampilkan beragam produk unggulan khas Kota Tangerang Selatan.
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu



