Perumda TB Keruk Sedimentasi Intake Cisadane
TANGERANG – Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang melakukan pengerukan sedimentasi di sekitar intake Sungai Cisadane sebagai langkah antisipasi dampak musim kemarau terhadap ketersediaan air baku. Upaya tersebut dilakukan menyusul arahan Wali Kota Tangerang saat meninjau Bendungan Pintu Air 10 bersama Kementerian Pekerjaan Umum beberapa waktu lalu.
Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang, Doddy Effendi, mengatakan pengerukan dilakukan sehari setelah arahan diberikan guna memastikan proses pengambilan air baku tetap optimal meski debit Sungai Cisadane mulai mengalami penurunan.
“Beberapa hari lalu saya mendampingi Bapak Wali Kota di Bendungan Pintu Air 10 bersama Pak Dirjen SDA, Kepala Balai, dan instansi terkait. Salah satu arahannya adalah segera melakukan pengerukan sedimentasi di bibir intake Perumda Tirta Benteng. Keesokan harinya langsung kami kerjakan dan saat ini sudah memasuki hari kedua atau ketiga,” kata Doddy kepada awak media saat ditemui di Kantor BPBD Kota Tangerang, Selasa (4/8) pagi.
Menurutnya, sedimentasi yang menumpuk di sekitar intake berpotensi menghambat proses pengambilan air baku, terutama ketika debit sungai menyusut pada musim kemarau. Karena itu, normalisasi area intake menjadi langkah penting untuk menjaga kapasitas produksi air bersih.
Berkat pengerukan tersebut, operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Perumda Tirta Benteng hingga kini tetap berjalan normal. “Alhamdulillah operasional IPA kami normal dan distribusi air kepada masyarakat Kota Tangerang sampai hari ini juga masih normal,” ujarnya.
Selain melakukan normalisasi intake, Perumda Tirta Benteng juga menyiapkan langkah mitigasi menghadapi kemungkinan musim kemarau yang lebih panjang. Perusahaan telah membentuk tim penanganan di bawah Direktorat Teknik yang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang untuk menyusun berbagai skenario penanganan.
Doddy menjelaskan, sumber air baku Perumda Tirta Benteng berasal dari Sungai Cisadane yang terhubung langsung dengan Bendungan Pintu Air 10. Karena itu, kondisi bendungan dan intake menjadi faktor penting dalam menjaga kontinuitas pelayanan air bersih kepada pelanggan.
“Insyaallah sampai saat ini suplai air masih aman dan terkendali. Kami terus memantau perkembangan kondisi Sungai Cisadane serta melakukan berbagai langkah antisipasi agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” katanya. Perumda Tirta Benteng juga mengimbau masyarakat menggunakan air bersih secara bijak selama musim kemarau agar kebutuhan seluruh pelanggan tetap dapat terpenuhi.
Sementara, Pemerintah Kota Tangerang mengingatkan masyarakat agar mulai menghemat penggunaan air dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Imbauan itu disampaikan menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan musim kemarau di Kota Tangerang masih akan berlangsung hingga September 2026 dengan curah hujan yang relatif rendah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, peran masyarakat menjadi faktor penting dalam mengurangi dampak musim kemarau. Selain menggunakan air secara bijak, warga juga diminta lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Menurut Mahdiar, langkah sederhana seperti menggunakan air sesuai kebutuhan, segera memperbaiki kebocoran instalasi di rumah, memanfaatkan kembali air bekas yang masih layak untuk menyiram tanaman, hingga menampung air sebagai cadangan dapat membantu menjaga ketersediaan air bersih selama musim kemarau.
“Kami mengajak masyarakat menerapkan langkah sederhana untuk menghemat air, seperti menggunakan air secukupnya sesuai kebutuhan, memperbaiki kebocoran saluran air di rumah, memanfaatkan air bekas yang masih layak untuk menyiram tanaman, serta menampung air saat tersedia untuk kebutuhan darurat,” kata Mahdiar.
BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka, baik membakar sampah, lahan kosong maupun material lainnya. Cuaca yang panas disertai kelembapan udara yang rendah membuat api lebih cepat membesar dan sulit dikendalikan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan selama musim kemarau. Gunakan air secara bijak, hindari pembakaran terbuka, dan segera laporkan apabila terjadi kekeringan atau kebakaran agar dapat segera ditangani. Dengan kolaborasi semua pihak, dampak musim kemarau di Kota Tangerang dapat diminimalkan,” ujarnya.
Mahdiar menjelaskan, hasil kajian hidrometeorologi menunjukkan musim kemarau tahun ini dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang masih aktif. Kondisi tersebut menyebabkan curah hujan cenderung rendah sehingga meningkatkan risiko kekeringan meteorologis di sejumlah wilayah, sekaligus memperbesar potensi kebakaran permukiman maupun lahan.
Mengantisipasi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Tangerang telah memperkuat koordinasi lintas instansi, mulai dari BPBD, TNI, Kepolisian hingga perangkat daerah terkait. Sejumlah armada tangki air bersih disiagakan untuk melayani wilayah yang berpotensi mengalami kesulitan air, sementara personel kebencanaan dan kendaraan pendukung, termasuk Armoured Water Cannon (AWC), disiapkan untuk membantu penanganan kebakaran apabila dibutuhkan.
Sebagai langkah mitigasi tambahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang telah menyiapkan 30 unit tandon air yang akan digunakan untuk mendukung distribusi air bersih di wilayah terdampak sekaligus menjadi cadangan pasokan saat terjadi kebakaran.
Selain itu, jaringan hydrant di berbagai titik kota terus dipastikan dalam kondisi siap digunakan agar dapat menjadi sumber air bagi petugas pemadam ketika terjadi keadaan darurat. Pemerintah Kota Tangerang berharap kesiapsiagaan pemerintah yang didukung partisipasi aktif masyarakat dapat menekan risiko kekeringan maupun kebakaran selama musim kemarau berlangsung, sehingga pelayanan air bersih dan aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan berarti.
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu



