Alwi Farhan Jadi Harapan Indonesia di Perempat Final Kejuaraan Dunia 2026
NEW DELHI – Alwi Farhan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di sektor tunggal putra Kejuaraan Dunia BWF 2026. Kepastian itu didapat setelah Alwi menyingkirkan wakil tuan rumah India, Ayush Shetty, pada babak 16 besar di New Delhi, Kamis.
Alwi yang berstatus unggulan ke-11 tampil solid untuk mengamankan kemenangan dua gim langsung 21-19, 21-11. Hasil tersebut mengantarkannya ke perempat final sekaligus menjaga peluang Indonesia meraih medali dari nomor tunggal putra.
“Saya sangat senang bisa menang sekaligus membalas kekalahan dari dia. Sekarang sudah sampai delapan besar, tetapi masih ada pertandingan berikutnya,” ujar Alwi dalam keterangan resmi PP PBSI.
Pebulu tangkis berusia 21 tahun itu mengakui babak perempat final menghadirkan tekanan tersendiri. Namun, ia berusaha tidak terlalu memikirkan peluang medali dan memilih fokus menghadapi pertandingan berikutnya.
“Situasi ini cukup rumit karena ada peluang mendapatkan medali, tetapi saya tidak ingin terbebani ekspektasi sendiri,” katanya.
Menghadapi Ayush di hadapan publik tuan rumah, Alwi sempat mendapat perlawanan sengit pada gim pertama. Ia tetap tenang hingga akhirnya mampu mengunci kemenangan 21-19.
Permainan Alwi semakin berkembang pada gim kedua. Ia berhasil mengambil alih kendali pertandingan dan membuat Ayush kesulitan mengembangkan permainan hingga hanya mampu mengumpulkan 11 poin.
Alwi menilai tekanan yang dirasakan Ayush sebagai pemain tuan rumah justru dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.
“Saya tahu dia merasakan tekanan karena bermain di kandang dan situasi seperti itu tidak pernah mudah. Saya juga pernah mengalaminya. Karena itu, saya mencoba memanfaatkan keadaan tersebut untuk menambah semangat dan menguasai pertandingan,” tuturnya.
Sorakan penonton yang terus mendukung Ayush juga tidak membuat Alwi kehilangan fokus. Ia berusaha menganggap atmosfer tersebut sebagai bagian dari tantangan ketika tampil di kandang lawan.
“Saya mencoba tidak terpengaruh dengan dukungan penonton untuk Ayush. Ketika dia bermain di Indonesia, mungkin dia juga akan merasakan hal yang sama. Itu bagian dari olahraga. Bermain di kandang lawan harus dijadikan tantangan,” ujar Alwi.
Sementara itu, Indonesia kehilangan Jonatan Christie setelah tunggal putra unggulan ketiga tersebut gagal melewati babak 16 besar. Jonatan harus mengakui keunggulan wakil Denmark, Rasmus Gemke, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-11, 13-21, 18-21.
Di perempat final, Alwi akan menghadapi tantangan berat dari wakil Taiwan, Chou Tien Chen. Chou sebelumnya melaju setelah mengalahkan wakil Jepang, Yushi Tanaka, 21-14, 21-9.
Alwi hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan dirinya meraih medali Kejuaraan Dunia BWF 2026. Karena itu, duel melawan Chou menjadi ujian penting bagi langkahnya menuju podium.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu








