Beri Dukungan Moril Ke Keluarga, Kapolres Kunjungi Rumah Donal Husni
SERPONG-Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Boy Jumalolo menyambangi kediaman salah satu jurnalis yang hilang di Perairan Selat Sunda yakni, Donal Husni, di Perumahan Ciater Permai, Kecamatan Serpong, Senin (14/9).
Kedatangan Boy menjadi bentuk dukungan moril kepada keluarga Donal yang hingga kini masih menanti kabar. Kapolres datang bersama sang istri dan sejumlah jajaran kepolisian.
Di hadapan keluarga Donal, Boy mengajak seluruh pihak untuk terus memanjatkan doa dan menjaga optimisme. Ia berharap Donal bersama empat jurnalis lainnya serta tiga kru kapal dapat segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat.
“Ya kita saling mendoakan. Kita doa bersama agar kawan-kawan 5 pewarta dan 3 kru kapal yang hilang kontak hingga saat ini dapat segera ditemukan dalam kondisi sehat, selamat tanpa kekurangan apa pun,” ujar Boy.
Boy mengatakan, harapan harus terus dijaga selama proses pencarian masih berlangsung. Ia juga mengajak keluarga untuk tetap kuat dan bersama-sama menantikan hasil terbaik.
"Tetap optimis. Harapan harus selalu ada. Kita doakan saja, harus saling mendoakan untuk hasil yang terbaik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Boy juga menyempatkan diri mendengarkan cerita keluarga Donal. Sang istri dan ibu mertua Donal menyampaikan kondisi serta perjalanan penantian mereka sejak kabar hilang kontak diterima.
Kehadiran Kapolres bersama jajaran kepolisian dan unsur pemerintah wilayah tersebut menjadi dukungan tersendiri bagi keluarga yang masih menunggu kepastian. Unsur Kedokteran Kepolisian (Dokpol) juga turut hadir dalam kunjungan tersebut.
Pencarian Memasuki Hari Ketujuh
Sementara, operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal memasuki hari ketujuh, Senin (14/9). Basarnas Banten memperluas wilayah penyisiran dengan mengerahkan 18 kapal dan satu unit helikopter.
Armada tersebut berasal dari berbagai unsur, yakni TNI Angkatan Laut (AL), Kepolisian dan Basarnas. TNI AL mengerahkan tiga KRI, satu KAL dan satu RBB.
Dari unsur Polairud, sebanyak delapan kapal diterjunkan untuk membantu pencarian. Sementara Basarnas mengoperasikan tiga KN SAR dan dua RIB.
Pencarian dari udara diperkuat helikopter Dauphin HR 3604 milik Basarnas. Helikopter tersebut dijadwalkan menyisir area seluas 2.063 mil laut persegi.
Pencarian melalui jalur laut dibagi ke dalam enam sektor. Sektor X memiliki luas 831 mil laut persegi, sektor Z 512 mil laut persegi, sektor V 1.182 mil laut persegi, sektor W 1.167 mil laut persegi, sektor U 481 mil laut persegi dan sektor Y seluas 413 mil laut persegi.
Sejumlah armada ditempatkan di masing-masing sektor. Sektor X disisir KN SAR Teto K, RIB 02 Banten, KRI Loser, RBB Pulau Pecang serta sejumlah kapal Polairud.
Sektor Z menjadi wilayah pencarian KN SAR Basudewa. Sementara sektor V ditangani KRI Teluk Gilimanuk. Adapun sektor W melibatkan KRI Lepu, KAL Anyer dan KN SAR Antasena.
Untuk sektor U, penyisiran dilakukan KP Sanjaya milik Kepolisian. Sedangkan sektor Y menggunakan RIB 02 Kantor SAR Lampung.
Delapan orang yang masih dalam pencarian diketahui berada dalam satu speed boat setelah menjalankan tugas peliputan perkembangan Gunung Anak Krakatau. Mereka terdiri dari tiga kru kapal dan lima jurnalis.
Tiga kru tersebut yakni Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) sebagai ABK dan Heriyanto (49) sebagai guide.
Sementara, lima jurnalis masing-masing M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu dan Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.
Nasional | 22 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pendidikan | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu






