Bupati Dewi: Mari Kita Teladani Akhlak & Kehidupan Rasulullah
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah
PANDEGLANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, sekaligus santunan anak yatim, di Aula Pendopo Negara Bupati Pandeglang, Kamis (17/9).
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani akhlak dan kehidupan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Rasulullah SAW telah memberikan keteladanan dalam membangun kehidupan masyarakat yang saling menyayangi, mengutamakan persaudaraan, keadilan, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama.
“Rasulullah SAW sudah mengajarkan dan memberikan contoh kepada kita tentang bagaimana menjadi pemimpin yang amanah, dan bagaimana membangun masyarakat yang saling menyayangi, mengutamakan persaudaraan, keadilan, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama,” kata Bupati Dewi.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, seluruh masyarakat diharapkan dapat mengambil hikmah dan menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan, baik dalam keluarga, bermasyarakat, maupun dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Melalui peringatan ini, marilah kita jadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai inspirasi untuk terus memperkuat kepedulian sosial, mempererat persaudaraan dan membangun Kabupaten Pandeglang dengan semangat kebersamaan,” katanya.
Katanya, santunan kepada anak yatim merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, anak-anak yatim piatu merupakan bagian penting dari masyarakat yang harus mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan kesempatan untuk tumbuh serta berkembang secara baik.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak kita. Yang lebih penting, mari kita terus menumbuhkan kepedulian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim piatu, sehingga mereka merasa mendapatkan perhatian dan dukungan dari lingkungan di sekitarnya,” katanya.
Pada momen acara Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, bertepatan juga dengan hari lahir Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani (Kamis, 17/9). Momentum milad tersebut diperingati secara sederhana dengan menggelar doa bersama para ulama dan tokoh agama, yang ditandai dengan pemotongan tumpeng.
Ketua Umum MUI Kabupaten Pandeglang, KH. Tb. Uuf Gufron Ma’ani, menyampaikan ucapan selamat milad sekaligus pesan kepada Bupati Dewi agar senantiasa menjadi pemimpin yang amanah, bijaksana, dan mampu membawa kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Pandeglang.
Ia menggambarkan sosok Bupati Dewi Setiani seperti Ratu Bilqis, seorang pemimpin perempuan yang dikenal dalam kisah Al-Qur'an karena memiliki kebijaksanaan dalam mengambil keputusan serta mengedepankan musyawarah.
“Jadilah seperti Ratu Bilqis. Seorang pemimpin yang ketika menghadapi persoalan tidak gegabah dalam mengambil keputusan, tetapi mengedepankan musyawarah dan mempertimbangkan berbagai masukan,” pesannya kepada Bupati Dewi.
Menurutnya, seorang pemimpin memiliki tanggung jawab besar dalam mengayomi masyarakat. Karena itu, dukungan dan doa dari para ulama sangat diperlukan agar kepemimpinan Bupati Dewi senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, serta petunjuk dalam menjalankan amanah.
“Semoga Ibu Bupati diberikan umur panjang, kesehatan, kekuatan, serta senantiasa mendapat petunjuk dari Allah SWT dalam menjalankan amanah memimpin Kabupaten Pandeglang,” tandasnya.
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Lifestyle | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu






