TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

4.000 Jemaah Umrah Telantar di Saudi, Indonesia Pastikan Aman

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:35 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

ARAB SAUDI - Sebanyak 4.000 jemaah umrah, mayoritas asal India, telantar di Arab Saudi menyusul gangguan penerbangan akibat serangan kelompok Houthi. Pemerintah India kini mengupayakan pemulangan para jemaah yang terdampak.


Presiden All India Majlis-e-Ittehadul Muslimeen (AIMIM), Asaduddin Owaisi, mendesak pemerintah mengizinkan maskapai mengoperasikan pesawat berkapasitas lebih besar atau menyediakan penerbangan khusus. Ia menyebut sebagian jemaah telantar setelah ditinggalkan agen perjalanan.


Juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Randhir Jaiswal, mengatakan 3.000 jemaah yang sebelumnya telantar telah dipulangkan menggunakan penerbangan khusus. Pemerintah India bersama perwakilan diplomatiknya masih mengupayakan kepulangan jemaah lainnya.


Jemaah Indonesia Dipastikan Aman
Di tengah gangguan tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan 49.000 jemaah umrah Indonesia yang berada di Arab Saudi dalam kondisi aman.


Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, mengakui serangan Houthi sempat mengganggu penerbangan, terutama di Riyadh. Namun, operasional Bandara Jeddah dan Madinah telah kembali normal.


Data Kemlu mencatat pembatalan penerbangan di Jeddah dan Madinah mencapai 7 persen, sedangkan penundaan sebesar 11 persen. KJRI Jeddah pun menyiagakan personel selama 24 jam untuk memantau penerbangan dan membantu jemaah Indonesia yang terdampak.


Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau jemaah Indonesia memilih penerbangan langsung ke Jeddah atau Madinah dan menghindari transit. Jemaah juga diminta membatasi perjalanan wisata di luar Makkah dan Madinah selama situasi keamanan belum kondusif.


Gangguan penerbangan turut mendorong sejumlah maskapai internasional membatalkan atau mengurangi layanan ke Arab Saudi. Emirates, Etihad Airways, Qatar Airways, Oman Air, SalamAir, Air France, Lufthansa Group, dan KLM termasuk maskapai yang menyesuaikan jadwal penerbangan.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit