Tuan Rumah Tambah Anggaran Porprov Rp 2,5 M
Jumlah Cabor Jadi 60
CIPUTAT-Anggaran pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bertambah sekitar Rp 2,5 miliar. Penambahan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan operasional yang belum terakomodasi dalam anggaran sebelumnya, mulai dari konsumsi, transportasi, hingga honor perangkat pertandingan.
Ketua PB Porprov VII Banten, Pilar Saga Ichsan mengatakan, penambahan anggaran tersebut telah dibahas dalam rapat pleno Rencana Anggaran Biaya (RAB) terakhir di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Jumat (23/10).
Menurut Pilar, tambahan anggaran diperlukan seiring bertambahnya jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Semula, Porprov yang digelar pada 15-23 November nanti itu diproyeksikan melibatkan sekitar 50 cabor. Namun, jumlah tersebut bertambah menjadi 60 cabor, sehingga berdampak pada kebutuhan biaya penyelenggaraan.
"Rp 2,5 miliar. Ya itu hasil daripada verifikasi teman-teman bidang anggaran dengan bendahara ya. Kebutuhannya ada beberapa yang harus ditambahkan seperti itu kurang lebih," ujar Wakil Wali Kota Tangsel ini, Jumat (23/10).
Ia menjelaskan, bertambahnya jumlah cabor membuat kebutuhan konsumsi, honor perangkat pertandingan, serta peralatan pertandingan ikut meningkat. Karena itu, PB Porprov bersama tim anggaran melakukan pemetaan agar penambahan anggaran difokuskan pada kebutuhan yang mendasar.
"Dari segi konsumsi, dari honor perangkat pertandingan, dari peralatan-peralatan, nah itu makanya ada kebutuhan tambahan dan sudah kita lakukan pemetaan dan juga kita sudah press anggarannya untuk benar-benar hal yang dibutuhkan, hal-hal dasar yang dibutuhkan," jelasnya.
Dengan penambahan tersebut, anggaran yang bersumber dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel untuk penyelenggaraan Porprov diperkirakan mencapai Rp 18,5 miliar, dari sebelumnya sekitar Rp 16 miliar.
Pilar menyebut, RAB tambahan yang telah dibahas dalam rapat pleno selanjutnya akan diverifikasi oleh Inspektorat. Dokumen tersebut telah disampaikan kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) untuk dikoordinasikan dalam proses verifikasi.
Langkah itu dilakukan guna memastikan seluruh kebutuhan anggaran sesuai dengan standar satuan harga dan ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, Pilar memastikan kesiapan tujuh venue yang digunakan untuk pertandingan telah mencapai 100 persen. Meski begitu, panitia masih akan melakukan pengecekan terakhir untuk memastikan tidak ada kebutuhan sarana dan prasarana yang terlewat.
Kebutuhan yang masih diperlukan di setiap venue, seperti tribun maupun peralatan pertandingan, telah dimasukkan ke dalam RAB untuk 60 cabor yang dipertandingkan.
."Kalau venue sudah semuanya 100 persen, terkait kebutuhan yang kurang juga sudah masuk ke dalam RAB. Misalkan di venue itu kekurangannya apanya? Misalkan tribunnya, atau misalkan kekurangan alat apanya? Itu sudah dimasukkan semuanya ke dalam RAB dari 60 cabang ini," ungkapnya.
Selain mematangkan kesiapan venue dan anggaran, seluruh bidang kepanitiaan juga telah menjalankan persiapan masing-masing, mulai dari perizinan, keamanan, kesehatan, hingga bidang pertandingan.
Panitia kini berfokus pada persiapan pelaksanaan, termasuk agenda pawai obor dan pertandingan awal yang dijadwalkan mulai 8 November.
Promosi Porprov juga akan digencarkan mulai pekan ini melalui berbagai kanal publikasi. Selain media sosial, panitia akan memanfaatkan billboard, media cetak, dan media daring untuk mensosialisasikan ajang olahraga tingkat Provinsi Banten tersebut kepada masyarakat.
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 20 jam yang lalu
Olahraga | 23 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu




