TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers

Jumlah Korban Pencabulan di Serua Bertambah, Begini Cara Pelaku Beraksi

Reporter: Dzikri
Editor: AY
Rabu, 16 April 2025 | 16:14 WIB
Foto : Ist
Foto : Ist

CIPUTAT - Jumlah korban pencabulan yang diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial AA di kawasan Serua, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, yang sebelumnya berjumlah tiga orang, kini bertambah satu anak laki-laki lagi.

 

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Tangsel, Tri Purwanto, mengatakan korban keempat yang baru diketahui belakangan ini sudah menjalani proses visum.

 

“Sudah ditangani oleh pihak kami, kemarin kan orang tuanya lapor, sudah kami dampingi BAP dan visum. Sekarang satu lagi nambah, sedang menjalani proses visum,” kata Tri, Selasa (15/4) kemarin.

 

Sejauh ini, sudah ada 4 orang korban yang diduga dicabuli oleh pelaku. Jumlah tersebut pun masih bisa bertambah di kemudian hari, seiring penyelidikan kasus dilakukan oleh pihak kepolisian.

 

“Ada 4 orang, nambah lagi satu hari ini warga situ juga. Dari polres ada kemungkinan nambah terus, karena hasil dari informasi pelaku dan korban banyak,” jelasnya.

 

Kondisi para korban terakhir pun dikabarkan mengalami trauma akibat dari ulah cabul terduga pelaku. Tri pun menjelaskan bahwa pihaknya akan terus memberikan pendampingan terhadap para korban.

“Kondisi korban trauma, makanya sudah kita jadwalin pemberian konseling untuk keempatnya. Pelaku proses hukum masih berjalan, dari korban kita dampingi jadwal psikologinya,” ucap Tri.

 

Sebelumnya, Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengatakan pelaku melancarkan aksi bejatnya itu dengan cara mengiming-imingi para korban untuk bermain game online di kediamannya.

 

“Tersangka melakukan pencabulan terhadap korban dengan mengiming-imingi bermain game online Free Fire di rumah kontrakannya,” ungkap Bambang.

 

Setelah berhasil melakukan aksi bejatnya, pelaku kemudian memberi imbalan uang sejumlah uang untuk para korban.

 

“Setelah kejadian tersebut tersangka ada memberikan uang senilai Rp10.000, ada juga Rp2.000,” jelasnya.

 

Terduga pelaku yang berprofesi sebagai guru marawis itu pun berhasil diamankan polisi pada Minggu (13/4) lalu.

Komentar:
ePaper Edisi 17 April 2025
Berita Populer
01
Jokowi Diwisuda 5 November 1985

Nasional | 2 hari yang lalu

02
05
Siapa Pelatih Baru AC Milan?

Olahraga | 1 hari yang lalu

07
Aktivis P-4 Demo Kantor ATR/BPN Pandeglang

Pos Banten | 1 hari yang lalu

GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit