32 Peserta Meriahkan Kejuaraan Orado Tangsel
CIPUTAT-Semangat pengembangan olahraga domino di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin terlihat dengan digelarnya kejuaraan tingkat kota oleh Orado Tangsel di Ciputat pada Minggu (29/3). Ajang ini menjadi titik awal keseriusan menjadikan domino sebagai olahraga prestasi yang kompetitif.
Sebanyak 16 tim yang terdiri dari 32 peserta ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Mereka bertanding dengan penuh antusias, menunjukkan bahwa domino kini tidak lagi dipandang sekadar permainan hiburan.
Ketua Orado Tangsel, Muhammad Arfansyah menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun fondasi domino sebagai cabang olahraga profesional.
“Kejuaraan ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi bagian dari upaya kami mendorong domino menjadi olahraga yang memiliki sistem pembinaan yang jelas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Arfansyah, momentum ini sangat penting untuk mengubah paradigma masyarakat terhadap domino. Ia ingin olahraga ini memiliki tempat sejajar dengan cabang olahraga lainnya.
“Kami ingin domino naik kelas, tidak hanya dimainkan secara santai, tetapi juga menjadi olahraga prestasi yang bisa dibanggakan,” katanya.
Ia menjelaskan, melalui kejuaraan ini pihaknya juga berupaya membangun ekosistem olahraga yang lebih terstruktur dan profesional di Tangsel.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar membangun ekosistem domino yang kuat, mulai dari kompetisi, pembinaan atlet, hingga penguatan organisasi,” ungkapnya.
Arfansyah menambahkan, kejuaraan ini menjadi wadah penting untuk menjaring atlet-atlet muda berbakat yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut.
“Kami berharap dari sini lahir atlet-atlet potensial yang bisa dibina secara serius dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.
Dia menyebut, kegiatan ini juga menjadi langkah awal menuju kejuaraan tingkat provinsi, sehingga memiliki nilai strategis dalam proses pembinaan atlet daerah. “Kejuaraan ini menjadi bagian dari persiapan menuju level berikutnya, jadi bukan sekadar event biasa,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa pengembangan domino tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. “Pengembangan olahraga ini tidak bisa parsial. Harus ada dukungan kolektif agar sistem yang dibangun bisa kuat dan berkelanjutan,” katanya.
Arfansyah turut menyampaikan, apresiasi kepada Wakil Ketua DPRD Tangsel Maria Teresa Suhardja dan KONI Tangsel atas dukungan yang telah diberikan. “Kami sangat mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang telah membantu mendorong kemajuan domino di Tangsel,” ujarnya.
Ia berharap ke depan Orado Tangsel dapat terus berkembang seiring dengan pengakuan domino sebagai cabang olahraga resmi. “Harapan kami, ke depan akan lahir atlet berprestasi, wasit yang profesional, serta pengurus yang kompeten dalam mengelola organisasi,” tuturnya.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari konsistensi dalam pembinaan dan penyelenggaraan kompetisi secara rutin. “Kalau pembinaan berjalan dan kompetisi terus digelar, saya yakin domino Tangsel bisa bersaing di tingkat regional bahkan nasional,” tambahnya.
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu


