Coco Gauff Salip Iga Swiatek di Ranking WTA, Sabalenka Sempurna dengan Sunshine Double
AS – Petenis muda Amerika Serikat, Coco Gauff, mencatat lonjakan signifikan dalam pembaruan peringkat terbaru WTA. Ia sukses menggeser Iga Swiatek dari posisi tiga dunia usai tampil impresif di ajang Miami Open.
Keberhasilan Gauff menembus partai final di turnamen bergengsi tersebut menjadi faktor utama kenaikan peringkatnya. Tambahan poin krusial dari performa apik di hadapan publik sendiri memperkuat posisinya di jajaran elite tenis dunia.
Petenis berusia 22 tahun itu kini telah mengoleksi 15 penampilan final sepanjang karier profesionalnya. Meski harus puas sebagai runner-up di Miami, pencapaian ini tetap menjadi bukti konsistensinya, terutama di lapangan keras pada awal musim.
Di sisi lain, gelar juara Miami Open kembali menjadi milik petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka. Ia tampil dominan dengan hanya kehilangan satu set sepanjang turnamen.
Kesuksesan Sabalenka menjuarai Indian Wells Open dan Miami dalam satu musim membuatnya mencatatkan prestasi langka, yakni Sunshine Double. Ia menjadi pemain pertama sejak Swiatek pada 2022 yang mampu mengukir pencapaian tersebut.
Secara keseluruhan, Sabalenka kini telah mengoleksi 24 gelar, dengan 15 di antaranya berasal dari turnamen level WTA 1000 atau lebih tinggi. Hingga saat ini, ia juga menjadi satu-satunya pemain yang berhasil meraih lebih dari satu gelar pada musim 2026.
Prestasi serupa juga terjadi di sektor putra. Petenis peringkat dua dunia, Jannik Sinner, turut mengamankan Sunshine Double di kategori ATP.
Momen langka ini menjadikan tahun 2026 sebagai salah satu edisi spesial dalam sejarah tenis, karena juara putra dan putri sama-sama menyapu bersih gelar di Indian Wells dan Miami.
Sebelumnya, pencapaian serupa hanya terjadi pada tiga kesempatan:
Stefanie Graf dan Pete Sampras (1994)
Kim Clijsters dan Roger Federer (2005)
Victoria Azarenka dan Novak Djokovic (2016)
Selain Gauff dan Sabalenka, pembaruan ranking WTA juga membawa kabar positif bagi sejumlah pemain lainnya. Karolina Muchova berhasil naik tiga peringkat ke posisi 11 dunia setelah mencapai semifinal, melanjutkan momentum usai meraih gelar WTA 1000 perdananya di Doha.
Sementara itu, bintang muda Amerika Serikat, Iva Jovic, mencatat pencapaian terbaik dalam kariernya. Di usia 18 tahun, ia kini menempati peringkat 16 dunia setelah melaju hingga putaran ketiga di Miami.
Pos Banten | 23 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




