Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kebakaran Bengkel di Pamulang 2 Sebabkan Kerugian Rp3,5 Miliar
PAMULANG — Kebakaran hebat yang melanda sebuah bengkel di Jalan Parakan, Pamulang 2, Rabu (1/4) siang, diduga dipicu oleh korsleting listrik. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp3,5 miliar.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kecamatan Pamulang, Abdul Rojak, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.45 WIB. Karena lokasi kejadian berdekatan dengan pos pemadam, petugas dapat tiba dengan cepat di lokasi.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 11.45 WIB. Karena kebetulan dekat dengan pos Kecamatan Pamulang, kami sampai di lokasi kurang lebih 10 menit setelah laporan masuk,” ujar Abdul Rojak di lokasi.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Dari hasil keterangan awal yang dihimpun dari pekerja di lokasi, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik di dalam bengkel.
“Dari keterangan pegawainya, awalnya diduga akibat korsleting listrik. Namun untuk penyebab pastinya tetap menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,” katanya.
Ia menambahkan, luas bangunan yang terbakar diperkirakan sekitar 5x6 meter. Meski tidak terlalu besar, kobaran api cepat membesar karena di dalam bengkel terdapat banyak bahan yang mudah terbakar.
Berdasarkan keterangan pemilik bengkel, kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp3,5 miliar.
“Menurut pemiliknya, kerugian kurang lebih Rp3,5 miliar karena baru saja belanja banyak barang untuk bengkel,” jelasnya.
Dalam proses pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan mengerahkan tujuh unit mobil pemadam dengan sekitar 65 personel.
“Untuk Tangsel kita menerjunkan tujuh unit armada dengan sekitar 65 personel,” ungkapnya.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung cukup lama, yakni sekitar dua jam hingga api benar-benar berhasil dikendalikan.
“Kurang lebih dua jam proses pemadaman sampai kondisi aman,” katanya.
Meski api sempat membesar saat petugas tiba di lokasi, petugas berhasil melokalisir api sehingga tidak merambat ke bangunan lain.
“Begitu datang, kami langsung memblok sisi kiri dan kanan bangunan. Alhamdulillah tidak sampai merembet ke bangunan lain,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun satu orang petugas pemadam kebakaran sempat mengalami sesak napas saat proses pemadaman berlangsung.
“Ada satu petugas yang sempat mengalami sesak napas karena kondisi api cukup besar dan tadi sempat ada angin yang cukup kencang,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra mengatakan objek yang terbakar merupakan ruko yang digunakan untuk usaha bengkel motor, penjualan helm, serta pedagang kelapa muda.
“Objek yang terbakar adalah ruko yang di dalamnya ada bengkel motor, penjualan helm, dan juga pedagang kelapa muda,” ujarnya.
Dari keterangan sementara warga di sekitar lokasi, api diduga berasal dari bengkel motor. Namun pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran.
“Dugaan sementara dari hasil wawancara dengan masyarakat, kebakaran berasal dari bengkel motor. Tapi untuk memastikan apakah benar dari korsleting listrik atau ada faktor lain, masih kami selidiki,” kata Galuh.
Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun beberapa petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kelelahan karena besarnya api saat proses pemadaman.
Di sisi lain, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kepadatan akibat peristiwa tersebut. Petugas kepolisian pun melakukan rekayasa lalu lintas agar kendaraan tetap bisa melintas.
“Arus lalu lintas tadi cukup padat, sehingga kami dari Polsek dan Polres melakukan pengalihan agar tetap lancar,” jelasnya.
Saat ini, lokasi bangunan yang terbakar telah dipasang garis polisi. Sejumlah petugas kepolisian masih berjaga di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Opini | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu





