Wabup Iing Kecewa Dengan Perilaku Kepala Dinas
Pergi Tanpa Izin Di Musrenbang RKPD Pandeglang 2027
PANDEGLANG - Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang Iing Andri Supriadi menyatakan, kecewa terhadap perilaku para Kepala Dinas (Kadis) yang tanpa izin telah meninggalkan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran (TA) 2027, di Aula Pendopo Negara Bupati Pandeglang, Senin (30/3) lalu.
Kata Wabup Iing, Musrenbang adalah agenda penting untuk menentukan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Pandeglang tahun 2027 mendatang. Makanya, dia mengaku sangat kecewa atas sikap para Kadis yang sengaja meninggalkan kegiatan Musrenbang terbut.
“Ya, saya sangat kecewa kepada para Kepala OPD (Kadis,red) yang meninggalkan acara Musrenbang, karena bagaimanapun juga Murenbang itu agenda yang sangat penting, yang mana pada saat Murenbang ini menentukan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Pandeglang di tahun 2027 yang akan datang,” kata Wabup Iing, Rabu (1/4).
Bahkan katanya, dirinya juga telah melihat fakta di acara penutupan Musrenbang hanya dihadiri beberapa Kadis saja. Kedepan ujarnya, jangan terulang kembali perilaku seperti itu.
“Saya juga kesana pada saat penutupan, hanya ada beberapa Kepala Dinas. Nah, kedepan saya mohon kepada para Kepala Dinas untuk mengikuti kegiatan pemerintahan ini, apalagi agendanya penting harus diikuti secara full, sehingga kita ada keseriusan untuk membangun Kabupaten Pandeglang,” pungkasnya.
Dia menegaskan, para Kadis yang meninggalkan acara Musrenbang tanpa izin tersebut, sudah diberi sanksi teguran oleh Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani.
“Kalau sanksi sudah, Ibu Bupati juga sudah memberikan teguran secara lisan. Nah, ini InsyaAllah tidak akan terulang kembali. Pada prinsipnya Musrenbang tersebut sudah dirancang dengan seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Pandeglang,” tandasnya.
Sementara, Inspektur Inspektorat Hasan Bisri mengaku, pada saat Musrenbang tersebut, dirinya keluar bukan tanpa izin. Tapi katanya, sudah izin secara langsung kepada panitia yang bekerja di Bappenda Pandeglang.
“Perlu diperbaiki terkait pencantuman Inspektur Inspektorat, saya sekitar jam 11 sudah izin kepada Panitia saudari Debi Pegawai Bappeda sehubungan harus hadir pada acara BPK RI Banten di Serang. Bahkan saya bersama Inspektur Banten, Tangsel, Kota Tangsel dan Kota Cilegon di Auditorium BPK RI Serang,” jelasnya.
Begitu juga ungkap dia, para Kadis yang lain, ada tugas lain yang mesti dilakukan. Sehingga dalam Musrenbang menugaskan jajaran dibawahnya. “Kepala Dinas ada tugas-tugas lain yang memang seperti saya lah, Pak Yahya dan Asda III ada penugasan ke BPK RI. Setelah keluar izin, ada Kasubag Perencanaan dan Sekretaris ditugaskan di kegiatan Musrenbang sebagai perwakilan,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Miris, pada acara krusial Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran (TA) 2027, di Aula Pendopo Negara Bupati Pandeglang, Senin (30/3), banyak Kepala Dinas (Kadis) atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) minggat (pergi tanpa minta izin).
Pantauan sekitar pukul 10.20 WIB, para Kadis minggat pasca Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang Asep Rahmat, membuka dan meninggalkan acara Musrenbang RKPD TA 2027. Para Kadis malah minggat, ada yang langsung meninggalkan acara, ada juga yang terlebih dahulu merokok hingga habis merokok langsung pada bubar dari area cara.
Adapun para Kadis yang terpantau minggat, yakni menjabat di OPD Dinas Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK), Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigran (Disnaker), Dinas Pendapatan (Dispenda), Dirut RSUD Berkah Pandeglang, Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP), Perkim, Inspektur Inspektorat, Dinas Perhubungan (Dishub).
Yang bertahan hanya, Kadisparbud, Kepala DLH, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD), Dinkes, Diskomsantik, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) selaku penanggung jawab acara. Selain itu tak sedikit Camat dan Sekretaris Dinas (Sekdis) ikut-ikutan minggat dari acara tersebut.
Penutupan sekitar pukul 12.32 oleh Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang Iing Andri Supriadi, kursi semakin banyak yang kosong, dan bahkan mendominasi diisi oleh jajaran atau pegawai Bappeda dibanding dari OPD lainnya.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 23 jam yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu





