TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Wolves Terdegradasi dari Liga Inggris, Esports Justru Bersinar

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 22 April 2026 | 06:51 WIB
Skuad Wolverhampton Wanderers. Foto : Ist
Skuad Wolverhampton Wanderers. Foto : Ist

INGGRIS — Nasib kontras dialami Wolverhampton Wanderers musim ini. Saat tim sepak bola mereka terpuruk di Liga Inggris, divisi esports justru tampil gemilang di berbagai ajang bergengsi.

 

Kepastian pahit datang setelah Wolves takluk 0-3 dari Leeds United. Hasil tersebut memastikan mereka menjadi tim pertama yang terdegradasi dari Premier League musim ini.

 

Sepanjang musim, performa Wolves memang jauh dari kata memuaskan. Baru mengoleksi tiga kemenangan, tim yang diperkuat José Sá itu terdampar di dasar klasemen. Mereka pun harus kembali ke divisi Championship untuk pertama kalinya sejak 2017.

 

Kondisi ini memicu kekecewaan besar dari para suporter. Aksi protes kerap terjadi di Molineux Stadium, dengan fans menuding pemilik klub, Fosun Group, lebih fokus mengembangkan tim esports ketimbang memperbaiki performa sepak bola.

 

Tekanan tersebut bahkan berujung pada mundurnya Jeff Shi dari jabatan Presiden Komisaris pada Desember lalu. Posisinya kemudian digantikan oleh Nathan Shi.

 

Meski pihak Fosun menegaskan bahwa pengelolaan Wolves Esports terpisah dari tim sepak bola, para suporter menilai hal itu hanya alasan semata.

 

Diketahui, Wolves Esports didirikan pada 2019 dan fokus pada berbagai gim populer seperti Honor of Kings, Call of Duty, PUBG, dan Valorant. Prestasi mereka pun cukup mentereng, salah satunya saat tim Honor of Kings Wolves mencapai grand final King Pro League 2025 yang digelar di Beijing National Stadium dengan lebih dari 62 ribu penonton—mencetak rekor dunia esports.

 

Sementara itu, persaingan di papan bawah Liga Inggris masih memanas. Sejumlah tim seperti Burnley, Tottenham Hotspur, West Ham United, dan Nottingham Forest masih berjuang menghindari dua slot degradasi tersisa.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit