LavAni Juara Proliga 2026, Bhayangkara Gagal Hattrick — Reidel Toiran: Mereka Memang Layak
YOGYAKARTA – Ambisi Jakarta Bhayangkara Presisi untuk mencetak hattrick gelar di Proliga 2026 harus pupus. Mereka takluk dari Jakarta LavAni pada grand final yang berlangsung di GOR Amongrogo.
Tim asuhan Reidel Toiran kalah dengan agregat 0-2 setelah kembali tumbang di leg kedua. Sebelumnya, Bhayangkara juga menyerah 1-3 (25-22, 22-25, 25-16, 25-18) pada leg pertama. Pada leg kedua, LavAni kembali menunjukkan dominasi dengan kemenangan 3-1 (25-22, 25-20, 18-25, 25-22).
Kekalahan ini sekaligus mengakhiri dominasi Bhayangkara yang sebelumnya menjadi juara pada dua musim berturut-turut (2024 dan 2025).
Meski gagal mempertahankan gelar, Reidel Toiran tetap menunjukkan sikap sportif. Ia mengakui keunggulan lawan yang tampil lebih konsisten sepanjang final.
“Saya akui LavAni bermain sangat baik dan pantas menjadi juara,” ujar Toiran usai pertandingan.
LavAni yang dilatih David Lee tampil solid dengan kekuatan pemain seperti Dio Zulfikri, Hendra Kurniawan, Boy Arnez, Taylor Sander, hingga Georg Grozer. Kombinasi pemain lokal dan asing ini menjadi kunci keberhasilan mereka merebut gelar juara.
Sementara itu, Bhayangkara sebenarnya sudah menurunkan skuad terbaiknya, termasuk Rendy Tamamilang, Nizar Zulfikar, Martin Atanasov, dan Bardia Saadat. Namun, mereka belum mampu meredam permainan agresif LavAni.
Rendy Tamamilang pun mengakui timnya sudah bermain lepas, tetapi hasil belum berpihak.
“Kami sudah bermain enjoy, tapi hari ini memang belum rezeki,” kata Rendy.
Di sektor putri, gelar juara berhasil dipertahankan oleh Jakarta Pertamina Enduro setelah mengalahkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dengan agregat 2-0 di partai final.
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu


