Persita Bungkam Tuan Rumah PSIM 1-0, Efektif Meski Tertekan Sepanjang Laga
YOGYAKARTA – Persita Tangerang sukses mencuri poin penuh saat menghadapi PSIM Yogyakarta dalam lanjutan pekan ke-30 Super League 2025–2026. Bertanding di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (30/4/2026) sore WIB, tim tamu menang tipis 1-0 lewat gol cepat yang menjadi pembeda hingga akhir pertandingan.
Gol semata wayang Persita dicetak oleh Aleksa Andrejic saat laga baru berjalan enam menit. Gol tersebut berawal dari pergerakan cepat Esal Sahrul di sisi kanan yang berhasil menembus lini pertahanan PSIM. Umpan silang mendatar yang dilepaskannya disambut sempurna oleh Andrejic, yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Tanpa kesalahan, ia langsung mengarahkan bola ke gawang dan tak mampu diantisipasi kiper Cahya Supriadi.
Gol cepat itu sempat membuat publik tuan rumah terhenyak. Namun setelah tertinggal, PSIM langsung mengambil alih kendali permainan. Tim berjuluk Laskar Mataram tersebut tampil dominan dalam penguasaan bola dengan mencatatkan 78 persen, sementara Persita hanya mengandalkan 22 persen penguasaan.
Meski kalah dalam penguasaan bola, Persita tampil lebih efektif. PSIM tercatat melepaskan 23 tembakan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang, tetapi tidak satu pun mampu berbuah gol. Sebaliknya, Persita yang hanya mencatatkan tujuh percobaan justru mampu mengonversi satu peluang menjadi gol kemenangan.
Sejumlah peluang sempat diciptakan PSIM untuk menyamakan kedudukan. Ze Valente mencoba peruntungannya lewat tembakan jarak jauh, namun masih mampu diblok lini pertahanan Persita yang tampil disiplin sepanjang laga. Upaya lain datang dari sundulan Van Der Avert setelah menerima umpan lambung Raka Cahyana, tetapi bola masih melebar tipis di sisi kanan gawang Igor Rodrigues.
Memasuki babak kedua, tekanan PSIM semakin intens. Mereka terus menggempur lini pertahanan Persita dari berbagai sisi. Namun, kokohnya lini belakang tim tamu yang dikomandoi dengan baik serta performa gemilang kiper Igor Rodrigues membuat setiap peluang tuan rumah selalu kandas.
Igor Rodrigues menjadi sosok kunci dalam kemenangan Persita. Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting dari peluang Deri Corfe, Muhammad Iqbal, hingga Nermin Haljeta. Ketangguhannya di bawah mistar benar-benar menjadi penghalang bagi PSIM yang tampil agresif sepanjang babak kedua.
Persita sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk menggandakan keunggulan setelah wasit memberikan hadiah penalti usai meninjau VAR terkait pelanggaran di kotak terlarang. Namun peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik. Eksekusi Pablo Ganet berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper PSIM, Cahya Supriadi, sehingga skor tetap bertahan 1-0.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim terus berusaha mencetak gol. PSIM tampil ngotot untuk menyamakan kedudukan, sementara Persita sesekali melancarkan serangan balik berbahaya. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.
Hasil ini membuat PSIM Yogyakarta harus puas tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin. Catatan buruk mereka juga berlanjut, dengan tujuh laga terakhir tanpa kemenangan, terdiri dari empat kekalahan dan tiga hasil imbang.
Sebaliknya, Persita Tangerang berhasil naik ke posisi sembilan dengan raihan 44 poin. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Pendekar Cisadane untuk menjaga konsistensi di papan tengah klasemen.
Pada pertandingan selanjutnya, PSIM dijadwalkan menghadapi laga berat dengan bertandang ke markas Persib Bandung. Sementara itu, Persita akan kembali berjuang saat menjamu Borneo FC dalam upaya melanjutkan tren positif mereka.
Kemenangan ini menegaskan bahwa efektivitas dan soliditas pertahanan menjadi kunci utama Persita dalam meraih hasil maksimal, meski berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan.
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 17 jam yang lalu
Pos Banten | 14 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 13 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu



