Jahanbakhsh Ingin Jadikan Piala Dunia 2026 Panggung Perdamaian untuk Iran
AS - Bintang Timnas Iran, Alireza Jahanbakhsh, berharap Piala Dunia 2026 bukan hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga ruang untuk menyampaikan pesan perdamaian, persatuan, dan kemanusiaan kepada dunia.
Turnamen yang berlangsung di Amerika Utara ini akan menjadi penampilan Piala Dunia keempat bagi winger berusia 32 tahun tersebut bersama Team Melli. Dengan pengalaman panjang di level internasional, Jahanbakhsh ingin membawa makna yang lebih besar dari sekadar hasil pertandingan.
Meski telah lama berkarier di Eropa, kecintaannya terhadap Iran disebut tidak pernah berubah. Pemain kelahiran wilayah utara Iran itu mengaku selalu berusaha pulang untuk bertemu keluarga dan menikmati suasana kampung halamannya.
“Saya mencintai Iran dan selalu berusaha pulang untuk mengunjungi keluarga. Saya sangat dekat dengan keluarga dan tidak bisa terlalu lama jauh dari mereka,” ujar Jahanbakhsh.
Menjelang laga perdana Grup E melawan Selandia Baru di Los Angeles, Jahanbakhsh menilai kekuatan utama Iran terletak pada kebersamaan tim. Sebagian besar pemain telah bermain bersama selama bertahun-tahun sehingga memiliki ikatan yang kuat, baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Kami seperti saudara. Kami selalu ingin memberikan yang terbaik untuk tim nasional dan menciptakan sejarah bagi sepak bola Iran,” katanya.
Iran tampil di Piala Dunia 2026 dengan perpaduan pemain senior dan generasi muda. Nama-nama seperti Mehdi Taremi, Mohammad Mohebi, dan Saman Ghoddos diharapkan mampu membawa energi baru bagi Team Melli.
Meski secara historis Iran belum pernah menembus fase gugur dalam enam partisipasi sebelumnya, Jahanbakhsh tetap optimistis timnya dapat meninggalkan kesan positif pada edisi kali ini.
Ia juga tidak menutup mata terhadap situasi konflik yang membayangi kawasan negaranya. Namun bagi Jahanbakhsh, sepak bola memiliki kekuatan untuk melampaui perbedaan dan menjadi simbol harapan.
“Sepak bola menyatukan dunia dan manusia. Tidak peduli bangsa, warna kulit, atau latar belakang, kita semua manusia. Kami ingin menunjukkan itu kepada dunia lewat sepak bola,” tegasnya.
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
TangselCity | 15 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu


