Raker APPSI, Andra Soni Dukung Penguatan UMKM dan Kelestarian Lingkungan
SERANG – Gubernur Banten Andra Soni menghadiri pembukaan Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Hotel Aruna Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/7/2026). Kegiatan dibuka secara simbolis oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dengan pemukulan alat musik tradisional Lombok, gendang beleq.
Andra Soni menegaskan Pemerintah Provinsi Banten mendukung penuh agenda Raker APPSI yang tahun ini membahas dua isu strategis, yakni pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengelolaan pajak air permukaan.
"Pemprov Banten mendukung Raker APPSI yang membahas penguatan UMKM dan pajak air permukaan. Kedua isu ini sangat penting bagi pembangunan daerah," ujar Andra Soni.
Menurutnya, penguatan UMKM menjadi salah satu kunci mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan lapangan kerja.
Sementara itu, terkait pajak air permukaan, Andra menilai kebijakan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), tetapi juga menjadi instrumen menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air.
"Sebagai daerah industri, Banten memandang pengelolaan air permukaan harus memperhatikan kepentingan masyarakat sekaligus kelestarian lingkungan," katanya.
Dalam sambutannya, Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang berhalangan hadir karena mengikuti rapat kerja bersama Komisi II DPR RI.
Bima Arya mengatakan kepala daerah saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari dinamika geopolitik, pelaksanaan program prioritas nasional, perkembangan media digital, hingga pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan pemerintahan.
Ia juga mengingatkan peran strategis gubernur sebagai kepala daerah sekaligus wakil pemerintah pusat yang bertugas mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan nasional bersama pemerintah kabupaten dan kota.
Sementara itu, Ketua Umum APPSI yang juga Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, mengatakan Raker APPSI menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antarpemerintah provinsi serta merumuskan rekomendasi bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, pembahasan mengenai penguatan UMKM dan optimalisasi pajak air permukaan diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret yang mampu memperkuat ekonomi dan kapasitas fiskal daerah. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan Raker APPSI tahun 2026.
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Opini | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




