KPU Tangsel Dorong Warga Pondok Ranji Jadi Pemilih Cerdas & Aktif
CIPUTAT TIMUR-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih pada wilayah dengan tingkat partisipasi rendah yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Selasa (1/9).
Kegiatan tersebut menyasar masyarakat di wilayah Pondok Ranji sebagai bagian dari upaya KPU Tangsel memberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan hak pilih dalam setiap pelaksanaan pemilu maupun pemilihan kepala daerah.
Ketua KPU Kota Tangsel, M Taufiq MZ mengatakan, pendidikan pemilih menjadi salah satu langkah penting untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak mengabaikan hak konstitusionalnya dalam menentukan pemimpin.
“Melalui kegiatan ini kami ingin masyarakat memahami bahwa satu suara memiliki arti dalam proses demokrasi. Karena itu, masyarakat perlu menggunakan hak pilihnya secara sadar dan bertanggung jawab,” kata Taufiq.
Menurutnya, tingkat partisipasi pemilih tidak hanya berkaitan dengan jumlah warga yang datang ke tempat pemungutan suara. Lebih dari itu, partisipasi juga mencerminkan sejauh mana masyarakat memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari sistem demokrasi.
Taufiq berharap sosialisasi yang dilakukan secara langsung di tengah masyarakat dapat menjadi ruang untuk berdiskusi sekaligus menjawab berbagai persoalan yang selama ini membuat sebagian warga enggan menggunakan hak pilih.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya datang ke TPS, tetapi juga memahami siapa yang dipilih dan apa konsekuensi dari pilihan tersebut,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi oleh Anggota KPU Kota Tangsel, Widya Victoria M. Sejumlah warga sekitar turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Para peserta juga diajak memahami konsekuensi dari sikap golput. Masyarakat diingatkan agar tidak mengambil keputusan hanya karena mengikuti pilihan orang lain, melainkan berdasarkan informasi dan pertimbangan yang matang.
Selain mendorong partisipasi, sosialisasi tersebut juga menekankan pentingnya menjadi pemilih yang cerdas. Masyarakat diharapkan mampu mencari informasi mengenai calon maupun program yang ditawarkan sebelum menentukan pilihan.
Pemilih yang cerdas dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menghasilkan proses demokrasi yang berkualitas. Dengan memahami rekam jejak, gagasan, serta kapasitas calon, masyarakat diharapkan dapat memberikan suara secara rasional dan bertanggung jawab.
“Partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dalam demokrasi. Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa menentukan masa depan daerah dan bangsa juga dapat dilakukan melalui pilihan yang cerdas di bilik suara,” tutur Taufiq.
Melalui kegiatan tersebut, KPU Tangsel menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan pendidikan pemilih kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan penguatan partisipasi.
Dengan meningkatnya pemahaman dan kesadaran masyarakat, KPU Tangsel berharap angka partisipasi pemilih dapat terus tumbuh sekaligus diiringi dengan kualitas pilihan yang semakin baik pada penyelenggaraan pemilu dan pilkada mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, KPU Tangsel menghadirkan dua narasumber dari kalangan pegiat pemilu, yakni Ferry Yunizar dan Muhammad Kholis Hamdy.
Keduanya memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pemilu dan pilkada. Peserta juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan Pemilu.
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 16 jam yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu



