Prabowo: Dadan Tim Sukses Saya, Saya Sendiri yang Serahkan ke Kejaksaan
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu, termasuk terhadap orang-orang yang pernah dekat dengannya.
Dalam wawancara bersama sejumlah wartawan senior di kediamannya, Hambalang, Jawa Barat, Prabowo mencontohkan kasus Dadan Hindayana, mantan anggota tim suksesnya yang kemudian dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional (BGN).
Dadan terjerat perkara korupsi dan ditangkap aparat penegak hukum.
“Pak Dadan itu tim sukses saya, tim pakar saya. Saya yang angkat menjadi Kepala BGN. Saya juga yang serahkan ke kejaksaan,” kata Prabowo.
Menurutnya, kedekatan maupun jabatan tidak boleh menjadi alasan seseorang terbebas dari proses hukum.
Prabowo juga menyinggung penyitaan aset Hotel Sultan yang dikaitkan dengan Pontjo Sutowo, yang disebutnya sebagai kawan.
“Yang lobi ke saya banyak. Mungkin Pak Pontjo dianggap tokoh, dan memang kawan saya juga. Tapi saya nggak ada kawan, ini negara,” tegasnya.
Prabowo mengatakan kepentingan nasional dan rakyat harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Di ujungnya kepentingan nasional, kepentingan rakyat harus di atas segala hal,” ujarnya.
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Lifestyle | 3 hari yang lalu






