TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Rizki Natakusumah Bakal Perjuangkan Aspirasi Emak-emak Soal Biaya Kuliah Anak

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Jumat, 18 September 2026 | 20:07 WIB
Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Rizki Natakusumah sedang mendengarkan emak-emak yang curhat soal biaya kuliah di sela-sela acara Literasi Parlemen (Edu Day) dari Perpustakaan Sekretariat DPR RI, di SMA Negeri 6 Pandeglang, Jumat (18/9). Foto: NIPAL S/TP
Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Rizki Natakusumah sedang mendengarkan emak-emak yang curhat soal biaya kuliah di sela-sela acara Literasi Parlemen (Edu Day) dari Perpustakaan Sekretariat DPR RI, di SMA Negeri 6 Pandeglang, Jumat (18/9). Foto: NIPAL S/TP

PANDEGLANG - Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banten I, Rizki Natakusumah, telah mendengarkan dan menyerap curhatan emak-emak yang kebingungan membiayai kuliah anaknya. Salah satunya emak-emak yang curat ke Rizki Natakusumah, yakni Piroh (59) warga Kelurahan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang.

 

Curhatan itu disampaikan di sela-sela Rizki Natakusumah memberikan materi di acara Literasi Parlemen (Edu Day) dari Perpustakaan Sekretariat DPR RI, di SMA Negeri 6 Pandeglang, Jumat (18/9).

 

Usai mendengarkan curhatan Piroh, Rizki Natakusumah tidak basa basi lagi, langsung memberikan solusi dan bakal membawa aspirasi emak-emak itu ke parlemen untuk disampaikan langsung ke pihak pemerintah pusat.

 

Piroh kesehariannya bekerja sebagai buruh cuci dan setrika, sedangkan suaminya seorang buruh harian. Keduanya, mempunyai keinginan untuk merubah ekonomi keluarga dengan cara menyekolahkan anaknya bernama Ita (19) di Poltekkes Kemenkes Banten.

 

Hanya saja, Piroh dan suaminya masih kebingungan soal biaya untuk kuliah tersebut. Makanya, pada kesempatan bertemu dengan Rizki Natakusumah, Piroh langsung menceritakan persoalan tersebut.

 

“Pak (sebut Piroh ke Rizki,red) tolong bantu, saya lagi menyekolahkan anak saya di Poltekkes Kemenkes Banten. Tapi kami bingung terkait biayanya, mohon bapak bisa membantu,” keluh wanita berkerudung ini sambil minta tolong.

 

Senada, Emak Zainal warga Kelurahan Karangtanjung, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, yang saat ini tengah berjuang menyekolahkan Anaknya di Universitas Banten Jaya (UNBAJA). “Saya juga Pak, mohon bantuannya untuk mendapatkan bantuan atau beasiswanya,” harapannya.

 

Baik Piroh maupun Zainal mengaku, tidak ingin mematahkan semangat anaknya untuk menggapai cita-citanya. Keduanya berharap, bertemu politisi muda Demokrat Rizki Natakusumah yang merupakan perwakilannya di DPR RI bisa memfasilitasi anaknya untuk mengakses beasiswa.

 

Menanggapi curhatan kedua emak-emak tersebut, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Rizki Natakusumah, langsung menegaskan, bakal memperjuangkan serta menyampaikan aspirasi dari para orang tua yang saat ini kebingungan biaya kuliah tersebut.

 

“Kami akan coba fasilitasi agar anak-anak yang mempunyai keterbatasan finansial bisa mengakses beasiswa tersebut, tentunya dengan persyaratan salah satunya dengan data Desil atau DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional),” katanya.

 

Apalagi ungkapnya, saat ini dari pemerintah pusat sampai daerah telah banyak menggelontorkan program untuk mengakomodir anak-anak sekolah, baik dari kalangan kurang mampu untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

 

“Pemerintah pusat sampai daerah telah menggelontorkan banyak program beasiswa baik untuk yang berprestasi maupun yang pra-sejahtera, untuk biaya kuliah dan untuk uang sakunya ditanggung,” imbuhnya.

 

Menurutnya, generasi muda di Provinsi Banten, saat ini tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan pada tingkat perguruan tinggi.

 

“Jangan ada yang bermental lemah atau kurang percaya diri, dan jangan hanya karena kita berasal dari Pandeglang atau daerah. Saat ini saya melihat banyak anak-anak muda yang memutuskan untuk tidak melanjutkan ke bangku kuliah, dengan alasan merasa tidak mampu atau kurang belajar. tandasnya

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit