Bupati Irna Puji Kontribusi Pendamping PKH
Dinilai Berkontribusi Dalam Penurunan Angka Kemiskinan
PANDEGLANG - Para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dinilai memiliki kontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Pandeglang. Jika sebelumnya angka kemiskinan berada di angka 10,4 persen, namun saat ini turun satu digit menjadi 9,3 persen.
Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, angka kemiskinan di Pandeglang turun dari 10,4 persen menjadi 9,3 persen.
"Itu (penurunan angka kemiskinan, red) berkat kerja keras anda sebagai pendamping PKH. Aplause untuk anda yang telah berjuang menurunkan angka kemiskinan di Pandeglang," kata Bupati Irna, saat menyampaikan sambutan dalam acara Bimbingan Teknis (bimtek) Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS) Kabupaten Pandeglang, di RM S Rizki, Jumat (28/7/2023) sore.
Menurut dia, pendamping PKH merupakan profesi yang mulia. Karena pendamping PKH bertugas untuk membantu para warga miskin dalam menerima bantuan.
Selain membantu penyaluran bantuan, pendamping PKH juga harus memberikan edukasi kepada warga miskin serta mendorong graduasi agar ke depan angka warga miskin di Pandeglang terus berkurang.
"Dalam setiap salat, ibu (Irna menyebut dirinya, red) memanjatkan doa SDM PKH ini diberikan yang terbaik, karena tanpa mereka angka kemiskinan ini sulit turun. Anda ini adalah orang-orang yang hebat, karena mau bekerja tulus mendampingi warga kurang mampu," bebernya.
Meski demikian, di usia PKH ke-16 tahun bukan tanpa hambatan. Apalagi beberapa waktu lalu terjadi informasi dugaan pemotongan bantuan PKH di Kecamatan Mandalawangi yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Kemarin sempat ada berita viral yang tidak mengenakan, itu karena ulah oknum. Anda jangan sampai kaya oknum yang di Mandalawangi, itu memalukan," kata Irna, seraya berpesan dari 194 pendamping PKH tidak lagi terulang kejadian seperti di Mandalawangi.
Plt. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang, Nuriah berpesan, kepada para pendamping PKH untuk bekerja secara profesional dan berintegritas.
Menurut dia, pendamping PKH memiliki tugas yang berat dan mulia.
"Tugasnya berat karena pendamping ini harus mampu mendorong KPM (Kelurahan Penerima Manfaat, red) untuk graduasi dan mulia karena memiliki nilai ibadah yang besar dalam membantu warga kurang mampu," pesannya.(rie)
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 6 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu