TangselCity

Ibadah Haji 2024

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Kurangi Angka Pengangguran, Pemkab Tangerang Lakukan Pelepasan Tenaga Kerja ke Jepang

Oleh: Mg.Fikri
Selasa, 09 Juli 2024 | 14:16 WIB
Foto : Mg.Fikri
Foto : Mg.Fikri

TANGERANG - Upaya mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Tangerang, pemkab lakukan pelepasan 20 tenaga kerja migran yang akan diberangkatkan ke Jepang.

Pelepasan tenaga kerja yang akan dipekerjakan di negeri sakura tersebut dilakukan di Ruang Rapat Wareng yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menjelaskan bahwa pengiriman 20 peserta magang ini merupakan langkah strategis Pemkab Tangerang untuk mengatasi angka pengangguran di masa produktif.

“Ini atas kerja sama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang dengan PT Dewa Aksara Nusantara (ISO Jepang) yang merupakan suatu upaya kami untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Tangerang,” ucap Maesyal, Senin (8/7/2024).

Peningkatan penduduk di Kabupaten Tangerang sendiri sudah sangat cepat, sehingga lapangan pekerjaan dengan penduduk yang tidak seimbang ini menyebabkan banyaknya angka pengangguran di Kabupaten Tangerang.

Namun ada beberapa hal yang sangat perlu ditekankan oleh Sekda Kabupaten Tangerang, hal tersebut demi kelancaran peserta melakukan magang di Jepang.

“Doa restu orang tua, penguatan mental, dan kedisiplinan juga menjadi suatu hal yang penting bagi peserta yang akan diberangkatkan,” katanya.

Sekda juga berharap ketika sepulangnya peserta yang diberangkatkan tersebut dapat menerapkan ilmunya di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tangerang.

Pada kesempatan tersebut, Direktur PT Dewa Aksara Nusantara (ISO Jepang), Gegi Hartoyo, menjelaskan bahwa seluruh peserta yang akan dilepas ini telah diberikan pelatihan secara intensif selama tiga bulan di asrama.

“Pelatihan yang diberikan di asrama ini merupakan pelatihan budaya, bahasa, beserta penguatan mental dan fisik, hal ini dikarenakan seleksi program ini sangat ketat,” ucap Gegi.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo