TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Ratusan Rumah Di Wanasalam Terendam Banjir

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Senin, 05 Januari 2026 | 09:00 WIB
BANJIR. Kondisi banjir yang merendam ratusan rumah warga di Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Minggu (4/1).
BANJIR. Kondisi banjir yang merendam ratusan rumah warga di Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Minggu (4/1).

LEBAK-Hujan deras yang mengguyur wilayah Banten sejak hari pertama pergantian tahun, telah membuat aliran sungai baik di wilayah Lebak maupun Pandeglang meluap hingga mengakibatkan ratusan rumah di Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, terendam banjir.

 

Sekretaris Desa Cipedang, Sirojudin membenarkan, bahwa di Desa Cipedang ada ratusan rumah warga yang terendam banjir. Bahkan katanya, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda air akan surut.

 

“Benar, banjir merendam ratusan rumah di beberapa kampung yakni Kampung Sinar Bakti, Kampung Sukamaju, Kampung Cipedang, Kampung Pakbar, Kampung Sindang Sari, Kampung Kubang Belut serta Kampung Kalidah,” ungkap Sirojudin saat dihubungi awak media, Minggu (4/1).

 

Sirojudin menjelaskan, curah hujan yang tinggi mengakibatkan Sungai Cipedang yang mengalir di desanya meluap. Kondisi kemudian diperparah oleh air kiriman dari Cibaliung, Kabupaten Pandeglang.

 

“Ratusan rumah yang terendam ada yang sudah surut dan ada juga juga yang masih terendam. Ketinggian air sejak kemarin (Sabtu,red) 1 hingga 1,2 meter, tapi hari ini (Minggu,red) sudah surut ketinggian air 30-50 centimeter,” katanya.

 

Dia memastikan, pihak desa sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, untuk menangani banjir di Desa Cipedang. “Koordinasi sudah, dan hari ini BPBD Lebak dalam perjalanan menuju ke lokasi,” imbuhnya.

 

Sirojudin berharap, agar pemerintah bisa memberikan solusi teknis untuk mengantisipasi banjir yang setiap tahun terjadi.

 

“Seperti pembuatan tanggul penyangga banjir di pinggiran sungai, dan bisa memaksimalkan pembuatan sodetan untuk memecah volume air,” pungkasnya.

 

Terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta membenarkan, kondisi banjir tersebut. Katanya, pihaknya juga langsung melakukan monitoring ke lokasi banjir tersebut.

 

“Ya benar, kami langsung melakukan monitoring ke lokasi banjir. Kegiatan ini untuk memastikan kondisi di lapangan,” katanya.

 

Selain itu kata dia, pihaknya juga telah membawa bantuan logistik untuk para korban banjir tersebut. Ditegaskannya, BPBD Kabupaten Lebak terus berkomitmen hadir, dan siaga dalam setiap penanganan bencana.

 

“Kami menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak agar dapat meringankan beban, dan mempercepat penanganan darurat,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit