Uji BPOM Negatif, BGN Tegaskan Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tak Terkait MBG
JAKARTA – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa meninggalnya siswa MIN 2 Bengkulu Utara, Fatih, tidak terkait dengan konsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Giri Kencana.
Menurut Nanik, korban belum sempat mengonsumsi makanan MBG saat ditemukan pingsan dan dilarikan ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya pendarahan otak berdasarkan CT Scan di RS Bhayangkara. Fatih kemudian dirujuk ke RS Tiara Sella untuk menjalani operasi bedah saraf dan meninggal dunia sekitar 12 jam setelah tindakan tersebut.
BGN juga menyampaikan hasil uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terhadap sampel MBG dinyatakan negatif dari bakteri E. coli maupun zat berbahaya seperti boraks, formalin, nitrit, arsen, dan sianida.
Dari sekitar 1.800 penerima MBG hari itu, tidak ada laporan kasus serupa. BGN menyampaikan duka cita dan mengimbau masyarakat tidak berspekulasi serta menunggu informasi resmi berdasarkan hasil medis dan laboratorium.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu



