TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Sekda Banten Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Reporter & Editor : AY
Kamis, 05 Maret 2026 | 10:39 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi. Foto : Humas Prov
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi. Foto : Humas Prov

SERANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (3B).

 

Hal itu disampaikan Deden saat membuka Konsolidasi Mitra Kerja Penguatan Program Prioritas MBG 3B Provinsi Banten Tahun 2026 di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Rabu (4/3/2026). Deden yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG Provinsi Banten mengatakan, program MBG merupakan prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi.

 

“Melalui konsolidasi yang solid dan kolaboratif, program MBG 3B diharapkan lebih cepat diterima masyarakat dan diimplementasikan secara optimal. Program ini merupakan investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

 

Deden menjelaskan, berdasarkan data 2025 terdapat 38.534 ibu hamil, 14.114 ibu pascasalin, dan 60.768 baduta di Provinsi Banten yang menjadi sasaran program. Saat ini terdapat 1.081 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), namun baru 258 unit yang melayani program MBG 3B.

 

Karena itu, Pemprov Banten mendorong penambahan serta optimalisasi peran SPPG agar cakupan layanan terus meningkat, disertai pendataan yang akurat untuk memastikan sasaran program tepat.

 

Sementara itu, Plt Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN Wahyuniati mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi, khususnya dalam distribusi makanan bergizi dan edukasi kepada keluarga sasaran.

 

Dalam pelaksanaannya, makanan bergizi akan didistribusikan setiap hari kepada keluarga penerima. Selain itu, pendamping keluarga juga memberikan edukasi rutin mengenai pola hidup sehat, pemeriksaan kehamilan, pentingnya ASI eksklusif, serta pemberian makanan pendamping ASI bagi balita.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit