TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Perang Teluk Makin Panas, Rudal Iran Bombarbir Langit Tel Aviv

Reporter & Editor : AY
Minggu, 08 Maret 2026 | 09:36 WIB
Suasana langit malam hari di Tel Aviv. Foto : Ist
Suasana langit malam hari di Tel Aviv. Foto : Ist

IRAN - Memasuki hari ke-8, perang teluk makin panas. Iran yang dikeroyok Amerika Serikat dan Israel, terus melakukan perlawanan yang sengit. Dari Jumat (6/3/2026) hingga Sabtu dini hari, rudal Iran terus bombardir Israel. Serangan itu membuat langit Tel Aviv-Ibu Kota Israel memerah, sirine meraung, warga panik berlarian mencari perlindungan. 

 

Rudal Iran terlihat melintas dari Tepi Barat, Yerusalem Timur hingga di Netanya, kota di utara Tel Aviv di Pantai Mediterania. Ledakan terdengar di langit saat Iron Dome diluncurkan mencegat rudal Teheran. Sirine pun meraung-raung. 

 

Gedung, perumahan dekat pusat komersial ambruk, kebakaran terjadi di berbagai sudut kota Tel Aviv, Jaffa, Yerusalem, hingga Bandara Internasional Ben Gurion. Orang-orang panik menuju tempat perlindungan. 

 

Merujuk kantor berita Iran Tasnim, serangan ini mengakibatkan situasi darurat medis di berbagai rumah sakit di wilayah pusat Israel. Laporan dari situs berita Rotter.net menggambarkan kondisi memprihatinkan di unit gawat darurat (UGD). Kepadatan luar biasa dan suasana mencekam menyelimuti rumah sakit akibat gelombang serangan. 

 

Kerusakan parah juga dilaporkan terjadi di Kota Bet Shemesh, 60 km di tenggara Tel Aviv. Gedung bertingkat dan pemukiman hancur. Layanan darurat Magen David Adom dan petugas pemadam kebakaran bekerja keras mengevakuasi warga yang terjebak di bawah puing bangunan. 

 

Korps Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengumumkan, serangan balasan ini sebagai bagian dari gelombang rangkaian Operasi True Promise 4. IRGC mengklaim operasi terbaru ini menggunakan rudal Kheibar serta dukungan pesawat tanpa awak atau drone. 

 

“Sasaran utama rudal Kheibar adalah lokasi-lokasi strategis di jantung Tel Aviv sebagai bagian dari gelombang ke-21 Operasi True Promise 4,” tulis pernyataan resmi IRGC yang dikutip Al Jazeera dan Agence France-Presse. 

 

Serangan juga disebut menyasar wilayah sensitif di Be’er Sheva, termasuk kawasan pusat teknologi, fasilitas keamanan siber, dan dukungan militer Israel. Selain Israel, IRGC juga mengklaim menggunakan rudal generasi baru yang dirancang untuk menyerang beberapa pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. 

 

Rudal berbahan bakar padat dan cair generasi baru menargetkan pangkalan Sheikh Isa, Juffair, Ali al-Salem, dan Al-Azraq di Bahrain, Kuwait, dan Yordania,” kata IRGC dalam pernyataan yang dikutip media Iran Press TV, Sabtu (7/3/2026). 

 

Sementara itu, layanan darurat Israel menyatakan tidak menerima laporan korban jiwa akibat serangan tersebut. Militer Israel juga menyampaikan bahwa warga di berbagai wilayah telah diizinkan keluar dari tempat perlindungan. 

 

Di sisi lain, militer Israel menyatakan telah melancarkan serangan besar-besaran ke sejumlah target di Iran. Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, Eyal Zamir, mengatakan pasukannya terus menggempur target militer Iran. 

 

“Kita menghancurkan rezim teroris Iran dan akan memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperdalam pencapaian,” kata Zamir seperti dikutip AFP, Sabtu (7/3/2026). 

 

Menurutnya, pada Jumat (6/3/2026) militer Israel menyerang lebih dari 400 target di berbagai wilayah Iran. “Termasuk peluncur rudal balistik dan fasilitas penyimpanan UAV drone Iran,” ujarnya.

 

 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit