Juknis SPMB Di Tangsel Rampung Lebih Awal
SERPONG-Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tingkat SD dan SMP di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai disosialisasikan. Langkah ini dilakukan guna memastikan proses penerimaan berjalan lebih kondusif dan minim kendala.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel, Deden Deni mengatakan, petunjuk teknis (juknis) SPMB di Tangsel telah rampung lebih awal dibandingkan daerah lain di Provinsi Banten. Hal ini menjadi modal penting untuk memaksimalkan sosialisasi kepada masyarakat.
“Juknis sudah selesai, kita lebih duluan se-Banten. Sekarang tinggal sosialisasi ke masyarakat, dibantu oleh sekolah dan kewilayahan,” ujarnya, Senin (13/4).
Menurutnya, sosialisasi akan mulai digencarkan pada bulan ini dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk sekolah dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), khususnya terkait kesiapan sistem aplikasi.
“Kita sudah koordinasi dengan Diskominfo terkait aplikasi, juga dengan sekolah. Setelah ujian, sosialisasi ke masyarakat akan kita masifkan,” jelasnya.
Deden menegaskan, skema SPMB 2026 tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah tetap menerapkan empat jalur penerimaan, yakni domisili, prestasi, afirmasi, serta mutasi atau perpindahan orang tua.
“Tidak ada perubahan, masih sama seperti tahun lalu. Empat jalur tetap digunakan, termasuk pola dan persentasenya,” terangnya.
Pada jalur domisili, sistem klasterisasi juga tetap diberlakukan berdasarkan jarak tempat tinggal calon murid ke sekolah. Pembagian klaster mencakup radius tertentu, seperti satu kilometer hingga di atas dua kilometer.
“Untuk jalur domisili tetap ada klaster berdasarkan jarak. Kuota juga relatif sama, rata-rata sekitar 42 siswa per rombongan belajar,” ungkapnya.
Ia berharap, dengan sosialisasi yang dilakukan lebih awal, pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berjalan lebih tertib dan transparan. Selain itu, program bantuan pendidikan yang tetap berjalan juga diharapkan mampu menyeimbangkan antara daya tampung sekolah dengan jumlah peminat.
Di sisi lain, Pemkot Tangsel juga terus menambah kapasitas melalui pembangunan unit sekolah baru di sejumlah wilayah. “Mudah-mudahan ke depan semakin ideal antara kebutuhan dengan daya tampung,” pungkasnya.
Adapun pelaksanaan SPMB 2026 dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni hingga awal Juli mendatang. Masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi dan tahapan yang akan diumumkan secara berkala.
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu


