Dari Koleksi Pribadi ke Bisnis Bernilai: Sentimental Kit Hadirkan Jersey Retro Penuh Cerita di Tangerang Selatan
ALAM SUTERA — Tren fashion bernuansa nostalgia kian berkembang, termasuk dalam dunia sepak bola. Melihat peluang tersebut, Evan Valerian menghadirkan Sentimental Kit, sebuah toko jersey retro yang tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga menghadirkan nilai sejarah dan emosi dalam setiap koleksinya.
Berlokasi di kawasan Broadway Flavor Bliss Alam Sutera, toko ini buka setiap hari pukul 13.00 hingga 21.00 WIB. Khusus hari Senin dan Selasa, kunjungan dilakukan dengan sistem appointment only, memberikan pengalaman berbelanja yang lebih eksklusif bagi pelanggan.
Bisnis ini berawal dari hobi Evan mengoleksi jersey sepak bola. Sejak awal 2025, ia mulai menjual sebagian koleksinya secara daring. Ketertarikan pada desain jersey serta kecintaan terhadap sepak bola menjadi fondasi kuat dalam membangun usaha ini.
“Awalnya saya hanya suka dari sisi fashion, lama-lama jadi koleksi. Karena jumlahnya semakin banyak, saya coba jual, dan ternyata responsnya cukup baik,” ujar Evan.
Melihat tingginya minat pasar, Evan kemudian membuka toko fisik pada Desember 2025. Kehadiran Sentimental Kit pun menjadi ruang bagi para pecinta jersey retro—baik penggemar sepak bola maupun penikmat gaya berpakaian—untuk menemukan koleksi yang unik dan autentik.
Pelanggan yang datang pun beragam. Sebagian mencari jersey dari klub-klub besar seperti Manchester United, Real Madrid, Barcelona, Arsenal, hingga Liverpool. Namun, tak sedikit pula yang memilih jersey semata karena desainnya yang ikonik dan mudah dipadukan dengan gaya sehari-hari.
“Ada juga yang beli karena modelnya saja. Misalnya jersey Juventus hitam-putih, itu banyak dipakai untuk daily outfit,” jelasnya.
Keunggulan utama Sentimental Kit terletak pada konsep “sentimental value” yang diusung. Setiap jersey diyakini memiliki cerita—baik terkait sejarah klub, pemain legendaris, maupun kenangan pribadi pemiliknya.
Untuk menjaga keunikan koleksi, Evan bekerja sama dengan komunitas dan kolektor jersey dari berbagai negara, seperti Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, hingga Jepang. Hal ini membuat koleksi yang tersedia semakin beragam dan bernilai tinggi.
Dari sisi harga, Sentimental Kit menawarkan pilihan yang cukup luas, mulai dari Rp200 ribu hingga lebih dari Rp5 juta, tergantung pada kelangkaan dan nilai historis jersey tersebut. Meski demikian, Evan tetap berupaya menjaga agar produknya dapat diakses oleh berbagai kalangan.
“Tergantung nilainya. Ada yang di bawah satu juta, ada juga yang lebih dari lima juta. Tapi saya tetap berusaha menyediakan opsi yang terjangkau,” katanya.
Dalam menjalankan bisnisnya, Evan juga menghadapi tantangan, terutama dalam transaksi online. Risiko penipuan dan peredaran barang palsu menjadi kendala yang cukup sering ditemui. Untuk itu, ia menerapkan proses seleksi ketat terhadap sumber barang serta melakukan verifikasi keaslian melalui detail seperti kode produk, bahan, hingga kualitas jahitan.
Ke depan, Evan berharap Sentimental Kit dapat terus berkembang dan menjadi salah satu rujukan utama bagi pecinta jersey retro di Indonesia. Ia juga mendorong masyarakat untuk berani memulai hobi mengoleksi, yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki cerita.
“Setiap jersey punya nilai dan kisahnya sendiri, baik dari sisi sepak bola maupun fashion. Kalau memang suka, mulai saja dulu,” tutupnya.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 10 jam yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu



