TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

148 Siswa Bintara Polri Jalani Latja Di Polres Tangsel

Reporter: Idral Mahdi
Editor: Redaksi
Rabu, 29 April 2026 | 07:00 WIB
Sebanyak 148 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuk Bintara) Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026 mulai menjalani latihan kerja (Latja) di lingkungan Polres Tangerang Selatan.
Sebanyak 148 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuk Bintara) Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026 mulai menjalani latihan kerja (Latja) di lingkungan Polres Tangerang Selatan.

SERPONG-Sebanyak 148 siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026 mulai menjalani latihan kerja (Latja) di lingkungan Mapolres Tangerang Selatan (Tangsel). Kegiatan ini diawali dengan apel pembukaan di lapangan Mapolres, Kecamatan Serpong, Jumat (24/4) pagi.

 

 Apel pembukaan dipimpin Kabag SDM Polres Tangsel, Kompol Luceria Valentina yang mewakili Kapolres. Dalam amanatnya, ia menyampaikan bahwa Latja akan berlangsung selama 14 hari. “Kegiatan Latja dilaksanakan selama 14 hari, mulai 24 April hingga 7 Mei 2026,” ujar Luceria.

 

 Menurutnya, Latja merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan kompetensi siswa Bintara sebelum terjun langsung ke lapangan sebagai anggota Polri.

 

 Sebanyak 148 siswa tersebut akan disebar ke sejumlah polsek jajaran untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

 

 Adapun penempatan siswa meliputi Polsek Ciputat Timur sebanyak 25 personel, Polsek Pamulang 24 personel, Polsek Pondok Aren 24 personel, Polsek Serpong 25 personel, Polsek Cisauk 25 personel, serta Polsek Kelapa Dua sebanyak 25 personel.

 

 Luceria menekankan, pentingnya menjaga kondisi fisik dan kesehatan selama mengikuti kegiatan Latja yang cukup padat.

 

 “Kepada siswa yang melaksanakan Latja, tetap memperhatikan kesehatan, disiplin, taati peraturan yang berlaku dan jangan melakukan pelanggaran sekecil apa pun,” tegasnya.

 

 Ia juga mengingatkan bahwa sikap disiplin dan integritas merupakan hal utama yang harus dimiliki oleh setiap anggota Polri sejak masa pendidikan.

 

 Selain kepada siswa, arahan juga diberikan kepada para mentor dan pembina yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

 

 Luceria meminta agar para pembina memberikan materi dan bimbingan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku di lingkungan Polri. “Berikan pembelajaran sesuai SOP dan bimbing siswa dengan baik agar mereka mendapatkan ilmu serta pengalaman maksimal selama Latja,” ujarnya.

 

 Kegiatan Latja ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis serta kesiapan mental para siswa dalam menjalankan tugas kepolisian di tengah masyarakat. Melalui pengalaman langsung di lapangan, para siswa juga diharapkan mampu memahami dinamika tugas kepolisian secara nyata.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit