TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Ayah Tiri di Tangsel Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Dua Anak, Salah Satu Korban Hamil

Reporter & Editor : AY
Rabu, 29 April 2026 | 20:05 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

SERPONG – Kasus kekerasan seksual terhadap anak kembali mengguncang Kota Tangerang Selatan. Seorang pria berinisial SR (31), asal Cilacap, diamankan pihak kepolisian setelah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap dua anak tirinya.


Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Tangsel, Tri Purwanto, mengungkapkan bahwa kasus ini mulai tercatat pada 19 April 2026 dan saat ini tengah dalam penanganan aparat kepolisian.


Dua korban diketahui berinisial DAF (18), seorang siswi SMK, serta ANM (13), pelajar tingkat SMP. Keduanya diduga mengalami kekerasan seksual dalam periode yang berbeda.
Menurut Tri, DAF telah mengalami tindakan tersebut sejak 2020. Meski sempat berupaya melawan, korban terus berada dalam tekanan akibat ancaman dari pelaku, sehingga kekerasan berlangsung berulang.


Sementara itu, korban kedua, ANM, yang merupakan adik DAF, kini diketahui tengah hamil dengan usia kandungan sekitar lima bulan. Dugaan kekerasan terhadap ANM terjadi sejak 2024.
“Korban kedua saat ini dalam kondisi hamil sekitar 20 minggu, dan dugaan pelecehan terjadi sejak 2024,” ujar Tri, Rabu (29/4/2026).


Saat ini, ANM masih menjalani pemeriksaan guna memberikan keterangan lebih lanjut kepada penyidik.
Pihak UPTD PPA Tangsel telah memberikan pendampingan kepada kedua korban, terutama dalam aspek psikologis, guna membantu proses pemulihan dari trauma yang dialami.


Kasus ini terungkap setelah ibu korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Sebelumnya, keluarga sempat berencana menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan di kampung halaman.


“Awalnya pihak ibu tidak ingin melapor dan berniat menyelesaikan secara internal keluarga. Namun akhirnya kasus ini tetap dilaporkan,” jelas Tri.


Pelaku kini telah diamankan oleh kepolisian dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak terkait berharap korban mendapatkan pemulihan secara maksimal, baik secara fisik maupun mental.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit