Kota Serang Jadi Pelopor Gerakan Bersih-bersih Sampah di Peringatan Hardiknas 2026
Program Gemas Libas Dukung Kota Serang Bebas Sampah
SERANG - Kota Serang menjadi pelopor gerakan bersih-bersih sampah dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Jika sekolah lain melaksanakan peringatan Hardiknas 2026 seperti memakai pakaian adat, aneka perlombaan, namun di 300 satuan pendidikan di Kota Serang mulai dari PAUD, SD dan SMP, kompak melaksanakan Gerakan Masyarakat dan Sekolah Untuk Lingkungan Indah, Bersih dan Asri (Gemas Libas). Gerakan tersebut diinisiasi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri untuk mendukung Kota Serang yang bersih, asri dan bebas sampah.
"Peringatan Hari Pendidikan Nasional ini tidak hanya sebatas seremoni, tapi kita harus meneruskan semangat fonding father pendidikan Ki Hajar Dewantara, salah satunya adalah bagaimana lingkungan pendidikan ini bisa peduli terhadap kebersihan lingkungan," ungkap Ahmad Nuri, saat memimpin Gemas Libas di SDN 02 Kota Serang, Sabtu (2/5/2026) pagi.
Pihaknya mengklaim, gerakan bersih-bersih sampah pada peringatan Hardiknas 2025 ini pertama dilaksanakan di Kota Serang. Ia berharap gerakan ini menjadi pelopor yang bisa dilaksanakan di tempat lain. "Ini pertama dan mungkin satu-satunya yang melaksanakan gerakan bersih-bersih sampah pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026," sambungnya.
Dalam Gemas Libas ini pihaknya mengerahkan sekitar 1.000 siswa untuk membersihkan kawasan Alun-alun Kota Serang. Siswa dengan peralatan kebersihan seperti sapu, pengki, kantung sampah dan sarung tangan melakukan operasi semut memungut setiap sampah yang berserakan.
"Jadi hari ini seluruh satuan pendidikan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional, kita laksanakan Gemas Libas dengan radius satu kilometer dari sekolah. Gerakan ini akan kontinyu tiap bulan dan kita akan evaluasi pelaksanaannya," jelas Nuri.
Melalui Gemas Libas, sambung dia, pihaknya ingin menanamkan kepada pelajar untuk bisa mencintai lingkungan dengan menjaga kebersihan. Pelajar diajak untuk mampu mengolah sampah sejak ini. Nuri menjelaskan, untuk menyukseskan Program Gemas Libas maka dibentuk Laskar Kebersihan Sekolah yang terdiri dari guru, sekolah, orang tua siswa dan masyarakat di sekitar sekolah.
"Sekolah harus membentuk Satgas Kebersihan Sekolah untuk menyukseskan Program Gemas Libas. Nanti kita akan lakukan evaluasi, kemudian lomba video gerakan Gemas Libas, kita akan lihat bagaimana implementasinya," pungkasnya.
Di tempat yang sama, Kepala SDN 02 Kota Serang, Salmi berharap melalui Gemas Libas ini bisa menanamkan cinta lingkungan kepada para siswa. "Tidak hanya siswa tapi kami juga mengajak orang tua siswa dan masyarakat di lingkungan sekolah untuk menjaga kebersihan," singkatnya.(*)
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 17 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu



