CFD Rasuna Said Disambut Antusias Warga, Pemprov DKI Pertimbangkan Mulai Lebih Pagi
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji penetapan Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, sebagai lokasi baru Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD). Antusiasme masyarakat yang tinggi pada uji coba perdana membuat Pemprov mempertimbangkan jam pelaksanaan yang lebih pagi dibanding CFD Sudirman–Thamrin.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, CFD di Jalan Rasuna Said kemungkinan dimulai pukul 05.30 WIB dan berakhir pukul 09.30 WIB. Penyesuaian waktu dilakukan agar tidak mengganggu aktivitas ibadah Minggu yang umumnya dimulai pukul 10.00 WIB di kawasan tersebut.
“Segera kami putuskan sebelum 1 Juni,” ujar Pramono.
Kawasan Jalan H.R. Rasuna Said kini terlihat lebih lapang setelah pembongkaran tiang monorel mangkrak yang selama lebih dari dua dekade berdiri di sepanjang jalan itu. Revitalisasi trotoar juga membuat area pedestrian semakin nyaman bagi pejalan kaki, termasuk penyandang disabilitas dengan hadirnya guiding block berwarna kuning.
Meski proyek revitalisasi belum sepenuhnya rampung, wajah baru kawasan Kuningan mulai terlihat. Sejumlah pekerja masih menyelesaikan pengecoran trotoar, pemasangan buis beton untuk drainase, hingga penataan saluran air. Di beberapa titik masih tampak alat berat dan gundukan tanah proyek, namun lalu lintas di area yang telah selesai direvitalisasi sudah kembali lancar.
Rencana penambahan lokasi CFD ini menuai beragam respons dari masyarakat. Banyak warga menyambut positif hadirnya ruang publik baru untuk berolahraga dan beraktivitas bersama keluarga. Namun, sebagian pekerja yang tetap beraktivitas pada hari Minggu mengaku khawatir penutupan Jalan Rasuna Said akan mempersempit akses penghubung Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.
Keluhan tersebut ramai disampaikan di media sosial. Salah satunya datang dari akun Instagram @shisyfh yang meminta Pemprov DKI mengevaluasi rencana tersebut karena dikhawatirkan memicu kemacetan dan menyulitkan pekerja yang membawa banyak barang serta tidak dapat menggunakan transportasi umum.
Meski demikian, Pemprov DKI memastikan seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi sebelum kebijakan CFD di Jalan Rasuna Said diputuskan secara permanen.
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu


