Jokowi Jadi Magnet Politik, PSI Optimistis Tembus Senayan 2029
JAKARTA – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin percaya diri menatap Pemilu 2029. Dukungan penuh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, diyakini menjadi energi besar yang mampu mendongkrak elektabilitas partai sekaligus membuka jalan menuju Senayan.
Ketua DPP Bestari Barus mengatakan, sejak Jokowi menunjukkan kedekatan dan dukungannya kepada PSI, respons publik terhadap partai berlambang mawar itu semakin positif. Bahkan, sejumlah tokoh politik disebut mulai merapat.
“Penerimaan masyarakat terhadap PSI semakin terbuka setelah publik mengetahui Pak Jokowi mendukung PSI. Banyak pihak melihat ini sebagai sinyal positif,” ujar Bestari, Jumat (15/5/2026).
Menurutnya, dukungan Jokowi yang disampaikan dalam Kongres PSI di Solo menjadi suntikan moral sekaligus kekuatan politik yang besar bagi partai. Pengalaman Jokowi selama dua periode memimpin Indonesia dinilai menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat maupun tokoh-tokoh daerah.
“Pak Jokowi sudah 10 tahun menjadi Presiden. Tentu banyak yang ingin ikut bergerak bersama beliau, termasuk bergabung dengan PSI,” katanya.
Bestari mengungkapkan, saat ini banyak elemen masyarakat yang mulai mendekat ke PSI, termasuk tokoh-tokoh yang selama ini belum muncul ke publik. Fenomena tersebut disebut sebagai modal penting menghadapi kontestasi politik 2029.
“Yang bergerak diam-diam justru jauh lebih banyak. Ini menjadi vitamin besar bagi PSI untuk menghadapi Pemilu mendatang,” ucap mantan politisi NasDem itu.
Meski optimistis, PSI menegaskan tidak ingin terjebak dalam politik konfrontatif dengan partai lain. Fokus utama partai saat ini adalah memperkuat organisasi hingga akar rumput dan memperluas dukungan masyarakat.
“Kami tidak ingin sibuk menyerang pihak lain. PSI ingin hadir bersama rakyat dan ikut menata negeri ini,” tegas Bestari.
Arahan utama Jokowi kepada kader PSI, lanjut dia, adalah memperkuat mesin partai hingga tingkat desa dan ranting. Sebab, kemenangan politik hanya bisa diraih melalui struktur organisasi yang solid dan kerja nyata di lapangan.
Saat ini, pengurus PSI di berbagai daerah mulai bergerak melakukan konsolidasi organisasi. Penguatan struktur dilakukan mulai dari tingkat pusat hingga Dewan Pimpinan Ranting (DPRT).
“Kami baru menyelesaikan konsolidasi di Jawa Tengah. Semua kader diminta segera turun ke wilayah untuk mempercepat pembentukan struktur partai,” jelasnya.
Bestari juga menyebut Jokowi kini memiliki peran strategis di PSI sebagai mentor dan patron partai. Ia mengaku rutin berdiskusi dengan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut terkait strategi membangun kekuatan politik ke depan.
“Saya rutin bertemu Pak Jokowi. Banyak nasihat beliau yang sangat bermanfaat dalam menjalankan kerja-kerja partai,” katanya.
Terkait target Pemilu 2029, PSI berharap mampu menembus jajaran partai papan atas nasional dan mengamankan kursi di DPR RI.
“Kami ingin berada di posisi yang membanggakan, minimal masuk jajaran lima besar nasional. Yang terpenting sekarang adalah menyiapkan semuanya secara terukur agar bisa lolos ke Senayan,” tandasnya.
Sebelumnya, Jokowi menegaskan siap turun langsung membantu membesarkan PSI. Komitmen itu disampaikan saat menghadiri Rakernas PSI di Makassar pada awal 2026.
“Kalau diperlukan harus datang, saya masih sanggup,” ujar Jokowi.
Ia bahkan mengaku siap berkeliling ke seluruh daerah untuk membantu memperkuat jaringan dan basis dukungan PSI hingga tingkat kecamatan.
“Saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja mati-matian untuk PSI,” tegasnya.
Jokowi juga menilai PSI sebagai partai yang semakin terbuka dan inklusif serta memiliki semangat untuk bekerja bagi kepentingan rakyat dan masa depan Indonesia.
Olahraga | 11 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu


