Mahasiswa Unpam Bekali Siswa SMA Khalifah IMS Kemampuan Data Mining dan Analisis Prediktif
PONDOK AREN — Tim pengabdian masyarakat dari Universitas Pamulang menggelar workshop Data Mining bagi siswa SMA Khalifah IMS, Pondok Aren. Kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan kemampuan analisis prediktif dan pengolahan data sejak dini kepada pelajar tingkat menengah.
Dalam workshop itu, siswa diperkenalkan pada pemanfaatan bahasa pemrograman Python dan platform Google Colab untuk mengolah data. Materi disampaikan secara aplikatif melalui metode hands-on coding agar peserta lebih mudah memahami konsep data science dan analisis data.
Para siswa mempelajari dasar statistik deskriptif, proses data cleaning, hingga penerapan model analisis prediktif sederhana seperti regresi linear dan klasifikasi. Melalui praktik langsung, peserta diajak memahami bagaimana data mentah dapat diolah menjadi informasi yang berguna untuk memprediksi suatu kondisi.
Perwakilan tim penyelenggara, Alif, mengatakan pendekatan praktik dipilih untuk menghilangkan anggapan bahwa coding dan data science merupakan materi yang sulit dipahami.
“Kami ingin mendobrak stigma bahwa data science atau coding itu menakutkan. Melalui platform yang interaktif, siswa justru sangat antusias ketika mereka berhasil menyusun baris-baris code pemrograman pada perangkat masing-masing,” ujarnya, Senin (18/5).
Menurut Alif, antusiasme peserta terlihat dari banyaknya siswa yang aktif bertanya mengenai penerapan data mining dalam berbagai bidang kehidupan.
Dalam sesi praktik, siswa juga diberikan studi kasus sederhana yang dekat dengan keseharian mereka. Salah satunya menganalisis hubungan durasi penggunaan aplikasi digital terhadap tingkat kepuasan maupun performa pengguna.
Melalui simulasi tersebut, siswa belajar menentukan konstanta dan koefisien regresi serta memahami makna hasil analisis secara statistik. Kemampuan berpikir kritis dan analitis menjadi salah satu fokus utama dalam workshop tersebut.
Kepala SMA Khalifah IMS, Handoko mengapresiasi kegiatan itu, karena dinilai selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masa depan.
“Pelatihan ini sangat selaras dengan masa depan. Karena ini membahas tentang data, saya percaya bahwa ini akan sangat bermanfaat bagi siswa kami,” katanya.
Workshop tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan literasi data di kalangan pelajar. Selain mengenalkan teknologi sejak dini, kegiatan itu juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menganalisis dan mengambil keputusan berbasis data di era digital.
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 11 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 5 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu


