TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya Ringkus 16 Pelaku Dalam Tiga Hari, Polisi Dalami Dugaan Satu Jaringan

Reporter: Farhan
Editor: AY
Kamis, 21 Mei 2026 | 14:33 WIB
Penangkapan kelompok begal oleh tim pemburu begal Polda Metro Jaya. Foto : Ist
Penangkapan kelompok begal oleh tim pemburu begal Polda Metro Jaya. Foto : Ist

JAKARTA – Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya berhasil menangkap 16 tersangka dalam operasi intensif selama tiga hari terakhir. Polisi kini mendalami kemungkinan keterkaitan antar pelaku yang diduga terhubung dalam satu jaringan kejahatan jalanan.


Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imannuddin mengatakan, sebagian pelaku berasal dari kelompok berbeda, sementara lainnya merupakan hasil pengembangan dari tersangka yang lebih dulu diamankan.


“Sebagian adalah kelompok yang terpisah, kemudian sebagian lagi merupakan hasil pengembangan dari pelaku yang sebelumnya sudah kami amankan,” ujar Iman, Kamis (21/5/2026).


Menurutnya, penyidik kini tengah menelusuri pola komunikasi para tersangka melalui digital forensik guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan terorganisir. Polisi juga mendalami indikasi aksi para pelaku yang terjadi hampir bersamaan di sejumlah wilayah hukum Polda Metro Jaya.


Motif kejahatan para tersangka pun beragam. Selain faktor ekonomi, sebagian pelaku diduga melakukan aksi begal untuk memenuhi kebutuhan membeli narkoba.


“Ada yang motifnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Kemudian ada juga yang digunakan untuk membeli narkoba,” katanya.


Hasil tes urin menunjukkan beberapa tersangka positif mengonsumsi amfetamin. Dalam proses pengungkapan kasus, polisi mengaku sangat terbantu oleh keberadaan CCTV terintegrasi milik Pemprov DKI Jakarta.
“Dengan adanya CCTV, kami cukup terbantu untuk menganalisis kejadian, kemudian menganalisis para tersangka atau para pelaku,” tambah Iman.


Selain rekaman kamera pengawas, laporan masyarakat dan informasi yang beredar di media sosial turut membantu proses pengejaran para pelaku. Polisi juga telah menemukan sejumlah ponsel milik korban, termasuk telepon genggam milik warga negara asing yang akan dikembalikan melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit