Tatap-Tatapan di Jalan Berujung Pembacokan Brutal, Tiga Anggota Geng Motor Dibekuk Polisi
TANGERANG – Aksi brutal geng motor kembali meresahkan warga. Hanya dipicu saling tatap di jalan, dua pengendara motor menjadi korban pembacokan sadis di kawasan Flyover Taman Cibodas, Jatiuwung, Kota Tangerang. Tiga pelaku berhasil ditangkap polisi, sementara tiga lainnya masih buron.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari menjelaskan, peristiwa terjadi pada Rabu (13/5/2026) dini hari. Saat itu, dua korban tengah melintas dari arah Jakarta menuju Tangerang menggunakan sepeda motor.
Ketika berada di kawasan Cimone, korban sempat bersinggungan dan saling pandang dengan rombongan pelaku. Situasi kemudian memanas hingga para pelaku mengejar korban menggunakan dua sepeda motor.
“Setibanya di Flyover Taman Cibodas, kendaraan korban dipepet lalu korban diserang secara bersama-sama menggunakan senjata tajam,” ujar Jauhari, Minggu (24/5/2026).
Akibat serangan tersebut, salah satu korban mengalami enam luka bacok di bagian punggung, bahu, dan paha. Sementara satu korban lainnya menderita luka serius di bagian punggung hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Tak hanya melakukan penganiayaan, para pelaku juga diduga berusaha merampas sepeda motor dan telepon genggam milik korban. Namun aksi itu gagal setelah korban melawan dan warga mulai berdatangan ke lokasi kejadian.
Setelah melakukan penyelidikan, Tim Opsnal Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama Polsek Jatiuwung berhasil menangkap tiga pelaku berinisial MH, DP, dan GR di lokasi berbeda pada Jumat (22/5/2026).
Ketiganya diketahui berasal dari kelompok gangster wilayah Pasar Kemis hingga Serang.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit mengungkapkan, salah satu pelaku ditangkap setelah aksi kejar-kejaran dramatis di kawasan Pasar Kemis. Pelaku sempat mencoba kabur ke area perkebunan warga.
“Petugas sampai melepaskan tembakan peringatan ke udara karena pelaku terus berusaha melarikan diri saat hendak diamankan,” kata Parikhesit.
Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, celurit, helm, masker, pakaian yang digunakan saat kejadian, hingga telepon genggam. Polisi juga menemukan helm berlogo geng “Cikande 01” yang menjadi petunjuk penting dalam pengungkapan kasus tersebut.
Menurut polisi, total pelaku dalam aksi pembegalan dan pembacokan itu berjumlah enam orang. Tiga pelaku lainnya kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Para pelaku memepet korban dan mencoba merampas kendaraan korban. Karena korban melawan, pelaku kemudian membacok korban menggunakan celurit,” jelas Parikhesit.
Saat ini ketiga tersangka telah ditahan di Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota. Polisi memastikan akan terus memburu para pelaku lain yang masih kabur.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan jalanan dan geng motor yang meresahkan masyarakat. Seluruh pelaku akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Jauhari.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 22 jam yang lalu
TangselCity | 22 jam yang lalu
Olahraga | 10 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu


