Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Minta Haiti Ubah Desain Jersey karena Dinilai Bernuansa Politik
AS — Timnas Haiti harus melakukan penyesuaian mendadak terhadap jersey yang akan digunakan di Piala Dunia 2026 setelah mendapat permintaan dari FIFA untuk mengubah sebagian desain kostum mereka.
Perhatian tertuju pada jersey bertema perjuangan yang dikenakan Les Grenadiers. Desain tersebut menampilkan ilustrasi yang terinspirasi dari sejarah perjuangan kemerdekaan Haiti dan memuat elemen visual bernuansa peperangan. Namun, FIFA menilai sejumlah unsur dalam desain itu berpotensi bertentangan dengan regulasi yang melarang pesan atau simbol bernuansa politik dalam sepak bola.
Jersey tersebut diproduksi oleh perusahaan perlengkapan olahraga asal Kolombia, Saeta, yang menyebut proses desain dilakukan bersama Federasi Sepak Bola Haiti dan telah melalui tahapan pengajuan resmi.
Dalam pernyataannya, Saeta menjelaskan bahwa konsep jersey dibuat sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat, kebanggaan, dan ketangguhan masyarakat Haiti.
“Sejak awal, tujuan kami adalah menghadirkan identitas yang merepresentasikan perjuangan dan harapan rakyat Haiti, bukan menyampaikan pesan politik,” tulis Saeta.
Mereka juga menegaskan bahwa elemen visual yang digunakan sepenuhnya berangkat dari nilai budaya dan sejarah, serta bukan untuk kepentingan politik apa pun.
Meski muncul polemik menjelang turnamen, Haiti tetap bersiap menjalani debut bersejarah mereka di Piala Dunia 2026. Pada laga perdana fase grup, Haiti dijadwalkan menghadapi Skotlandia akhir pekan ini sebelum melawan Brasil dan Maroko di Grup C.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu


