TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Rp 150 Triliun Mengalir ke Luar Negeri, Pemerintah Genjot KEK Kesehatan

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

JAKARTA – Pemerintah berupaya menekan aliran belanja masyarakat Indonesia untuk berobat ke luar negeri yang diperkirakan mencapai Rp 150 triliun. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan layanan medis di dalam negeri.


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pengembangan KEK Kesehatan di Bali, kawasan sekitar Jakarta, dan Batam berpotensi menarik kembali belanja kesehatan yang selama ini mengalir ke luar negeri.


“Ini punya potensi untuk substitusi kepada orang Indonesia yang berobat di luar negeri, spending-nya sekitar Rp 150 triliun, dan ini yang bisa kita substitusi dengan KEK,” ujar Airlangga dalam konferensi pers Rapat Kerja Nasional KEK Triwulan III 2026 di Gedung A.A. Maramis, Jakarta, Rabu (21/10/2026).


Menurutnya, penguatan KEK tidak hanya bertujuan meningkatkan daya saing layanan kesehatan nasional, tetapi juga membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru.


Hingga saat ini, sebanyak 25 KEK di Indonesia telah mencatatkan investasi kumulatif Rp 382,1 triliun dan menyerap sekitar 302.000 tenaga kerja.


“Ke depan kita terus mendorong bahwa KEK ini akan terus ditingkatkan,” tegas Airlangga.

Komentar:
Hut kab tangerang
Epaper
ePaper Edisi 21 Oktober 2026
Berita Populer
03
MU Lirik 3 Pelatih, Siapa Pengganti Carrick?

Olahraga | 3 hari yang lalu

06
10
Stop Korupsi Dana Bencana

Nasional | 3 hari yang lalu

GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit