Indonesia Resmi Punya Sahabat-AI, Platform AI Lokal yang Pahami Bahasa dan Budaya Nusantara
JAKARTA - Indonesia memasuki babak baru transformasi digital. Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Indosat Ooredoo Hutchison resmi memperkenalkan Sahabat-AI, platform kecerdasan artifisial (AI) berbasis aplikasi yang dirancang khusus untuk kebutuhan masyarakat Indonesia.
Kehadiran Sahabat-AI menjadi tonggak penting dalam upaya membangun ekosistem AI nasional yang berdaulat, inklusif, dan relevan secara lokal. Platform ini terbuka untuk semua kalangan, mulai dari pelajar, kreator konten, pelaku UMKM, profesional, hingga institusi publik.
Kini tersedia di Android dan iOS, Sahabat-AI dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses teknologi AI tanpa hambatan teknis. Dalam satu aplikasi, pengguna dapat memanfaatkan fitur multi-model dan multi-modal, mulai dari pembuatan teks, gambar, hingga video, pencarian cerdas, bantuan coding, serta analisis data mendalam.
Mengusung semangat “Si Paling Indonesia”, Sahabat-AI dibangun dengan pemahaman terhadap bahasa, budaya, dan konteks lokal. Platform ini tidak hanya mengadopsi teknologi global, tetapi juga mengakar pada kekayaan bahasa daerah dan karakter komunikasi masyarakat Indonesia.
Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menegaskan bahwa Sahabat-AI merupakan bagian dari strategi besar kedaulatan digital nasional.
“Sahabat-AI adalah langkah nyata memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Kita tidak ingin hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pencipta dan pengembangnya,” ujar Meutya dalam keteranan tertulis, Senin (2/3/2026).
“Teknologi harus inklusif. AI yang kita bangun harus memahami bahasa, nilai, dan budaya bangsa sendiri agar manfaatnya bisa dirasakan merata oleh seluruh masyarakat,” tambahnya.
Selain mendorong inklusivitas, platform ini juga dilengkapi sistem pengamanan berlapis (guardrails) yang disesuaikan dengan norma sosial dan standar etika di Indonesia, guna menjaga ruang digital tetap sehat dan aman.
President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan bahwa pengembangan Sahabat-AI bukan sekadar inovasi bisnis, melainkan bagian dari komitmen memberdayakan Indonesia.
“Sahabat-AI kami hadirkan untuk Indonesia. Ini adalah fondasi agar siapa pun individu, startup, pelaku usaha, maupun institusi publik dapat berinovasi dengan dukungan AI,” kata Vikram.
“Kami percaya teknologi harus membawa dampak nyata. Dengan akses terbuka dan mudah digunakan, Sahabat-AI menjadi jembatan agar transformasi digital bisa dirasakan secara luas,” lanjutnya.
Sahabat-AI dibangun di atas teknologi Large Language Model (LLM) dan diperkuat infrastruktur AI terdistribusi berbasis GPU NVIDIA L40s dan H100. Ke depan, sistem ini akan berkembang menjadi AI Grid yang mengintegrasikan data center Indosat sebagai tulang punggung AI nasional.
Perjalanan Sahabat-AI sendiri dimulai dalam ajang Indonesia AI Day 2024, saat diperkenalkan bersama Founder dan CEO NVIDIA, Jensen Huang. Pada Juni 2025, model ini telah mencapai 70 miliar parameter dan mendukung berbagai bahasa daerah, sebelum akhirnya berevolusi menjadi aplikasi AI terintegrasi pada Februari 2026.
Tak hanya untuk pengguna individu, Sahabat-AI juga membuka peluang integrasi layanan bagi sektor pendidikan, kesehatan, industri kreatif, hingga layanan publik melalui pendekatan berbasis agen (agent-based integration). Dengan satu antarmuka AI, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan digital secara lebih praktis.
Peluncuran Sahabat-AI menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tidak ingin tertinggal dalam perlombaan global AI. Lebih dari sekadar aplikasi, platform ini diposisikan sebagai simbol ambisi nasional untuk menjadikan AI sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Sahabat-AI kini sudah tersedia dan dapat diunduh melalui laman resmi Indosat.(*)
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu



