Maling Bobol Toko Laptop Di Ciputat
Plafon Dijebol, Matikan CCTV
CIPUTAT-Aksi pencurian terjadi di sebuah toko laptop yang berada di Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat pada Senin (16/3) sekitar pukul 01.05 WIB. Dalam kejadian tersebut, pelaku berhasil membawa kabur sejumlah barang elektronik dengan nilai kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Aksi pembobolan toko laptop itu pertama kali diketahui pada pagi hari saat salah satu pegawai datang untuk membuka toko seperti biasa. Pegawai tersebut mendapati kondisi toko sudah dalam keadaan berantakan dan menemukan bagian plafon dalam keadaan rusak.
Pemilik toko, Dimas Aji mengatakan, bahwa pelaku diduga masuk ke dalam toko dengan cara membobol plafon yang berada di bagian tengah ruangan. Dari bekas kerusakan yang terlihat, pelaku juga merusak bagian genteng untuk bisa masuk ke dalam toko.
“Pertama kali tahu pas pegawai datang mau buka toko. Di tengah itu plafonnya sudah dibobol, posisinya dia turun dari situ. Plafon sama gentengnya juga dihancurin,” kata Dimas.
Setelah berhasil masuk ke dalam toko, pelaku diduga langsung bergerak menuju ruangan belakang. Di lokasi tersebut terdapat perangkat kamera pengawas atau CCTV yang terpasang untuk memantau aktivitas di dalam toko.
Pelaku kemudian mencabut jaringan listrik yang terhubung dengan kamera pengawas tersebut. Hal ini diduga dilakukan agar aksinya tidak terekam oleh sistem keamanan yang ada di dalam toko.
Menurut Dimas, di dalam tokonya terdapat tiga unit kamera CCTV yang terpasang. Namun dua unit di antaranya turut dibawa kabur oleh pelaku saat meninggalkan lokasi kejadian.
“Begitu dia turun dari plafon, nggak tahu kenapa dia langsung ke belakang dan mencabut kabel CCTV. Jadi benar-benar nggak terekam. Bahkan dua unit CCTV juga diambil dan dibawa sama dia,” ungkapnya.
Meski begitu, satu kamera CCTV diketahui sempat merekam sebagian aktivitas pelaku sebelum akhirnya dimatikan. Rekaman tersebut kini menjadi salah satu petunjuk yang dapat digunakan untuk mengungkap pelaku pencurian.
Dari hasil pendataan sementara, sedikitnya enam unit laptop yang sebelumnya dipajang di etalase toko diketahui telah hilang. Barang-barang tersebut diduga menjadi target utama pelaku dalam aksi pencurian tersebut.
Namun pihak toko masih melakukan pengecekan lebih lanjut untuk memastikan apakah ada barang lain yang juga ikut dicuri oleh pelaku. Proses pendataan masih terus dilakukan oleh pihak pemilik dan pegawai toko. “Sementara yang kelihatan sih baru barang yang di display. Tapi memang kita masih nyari lebih lanjut lagi,” jelas Dimas.
Akibat kejadian tersebut, kerugian yang dialami pemilik toko ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Meski begitu, jumlah pasti kerugian masih dalam proses perhitungan karena pihak toko masih melakukan pendataan barang.
“Sementara yang ketahuan sampai sekarang itu baru enam unit laptop. Belum dihitung pasti, tapi mungkin sekitar puluhan juta,” ujarnya.
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu







