TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Jelang Nyepi, ASDP Pastikan Arus Penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk Tetap Lancar

Reporter & Editor : AY
Selasa, 17 Maret 2026 | 13:22 WIB
Suasana penyeberangan Gilimanuk. Foto : Ist
Suasana penyeberangan Gilimanuk. Foto : Ist

BALI - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk tetap bergerak meskipun antrean sempat memanjang pada periode Angkutan Lebaran 2026.

 

Kepadatan terjadi akibat lonjakan mobilitas masyarakat yang ingin menyeberang lebih awal sebelum penutupan lintasan Gilimanuk–Ketapang dan Padangbai–Lembar saat Hari Raya Nyepi pada 18–20 Maret 2026.

 

Selain tingginya volume kendaraan, antrean juga dipengaruhi kondisi lalu lintas di jalur menuju Gilimanuk, termasuk aktivitas di sejumlah titik layanan seperti SPBU dan fasilitas pendukung perjalanan. ASDP melakukan berbagai langkah percepatan layanan.

 

Antrean yang sebelumnya mencapai sekitar 36 kilometer kini mulai terurai menjadi sekitar 20 kilometer dan terpantau padat mengalir menuju pelabuhan.

 

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, mengatakan pihaknya mengerahkan seluruh kapasitas operasional untuk menjaga kelancaran arus penyeberangan.

 

“Kami mengoptimalkan kapal, dermaga, serta pengaturan operasional agar arus kendaraan tetap bergerak,” ujarnya.

 

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arif Eko, menambahkan rekayasa lalu lintas juga diterapkan bersama pihak terkait. Kendaraan kecil diarahkan ke Buffer Zone Kargo guna mengurangi kepadatan di jalur utama.

 

Dari sisi operasional, lintasan Ketapang–Gilimanuk dilayani 34 kapal. Sebanyak 24 kapal di antaranya menerapkan skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) untuk mempercepat perputaran kapal.

Pada H-5 atau Minggu (16/3/2026), tercatat 76.495 penumpang menyeberang dari Bali ke Jawa, naik 2,9 persen dibandingkan tahun lalu.

 

Total kendaraan mencapai 23.025 unit, terdiri dari sepeda motor, mobil, truk, dan bus. Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-5, jumlah penumpang mencapai 309.135 orang, naik 0,7 persen.

 

Sementara total kendaraan mencapai 97.787 unit atau meningkat 2,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 

ASDP menegaskan akan terus mengoptimalkan operasional bersama seluruh pemangku kepentingan agar arus kendaraan yang padat dapat terurai secara bertahap dan layanan penyeberangan tetap aman serta lancar.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit