Bapenda Banten Jemput Bola, Edukasi Wajib Pajak Kendaraan Secara Humanis
SERANG - Pemerintah Provinsi Banten mengoptimalkan pendapatan daerah dengan menurunkan 960 pegawai Bapenda untuk mendatangi wajib pajak kendaraan bermotor yang menunggak. Program ini dilakukan secara door to door dengan pendekatan edukatif dan persuasif.
Asisten Administrasi Umum Setda Banten, Rina Dewiyanti, menyatakan langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pajak berkontribusi pada pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan.
Kepala Bapenda Banten, Berly Rizki Natakusumah, menambahkan setiap pegawai ditargetkan melakukan 10 kegiatan sosialisasi per bulan, sehingga berpotensi menjangkau 9.600 wajib pajak. Program ini juga melibatkan pemerintah kabupaten/kota.
Pelaksanaan dilakukan di luar jam layanan, termasuk malam hari dan akhir pekan, tanpa mengganggu operasional Samsat. Bapenda juga menerapkan sistem reward and punishment berbasis kinerja untuk memastikan target tercapai.
Pendekatan yang diutamakan tetap humanis—mengedepankan edukasi, bukan penagihan yang memaksa.
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu


