TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

KRL Bekasi Timur–Cikarang Siap Beroperasi Lagi Siang Ini, Tunggu Izin Akhir KNKT

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 29 April 2026 | 11:31 WIB
Menhub Dudy Purwagandhi (tengah) dan Dirut KAI Bobby Rasyidin (no 2 dari kiri) saat jumpa pers. Foto : Ist
Menhub Dudy Purwagandhi (tengah) dan Dirut KAI Bobby Rasyidin (no 2 dari kiri) saat jumpa pers. Foto : Ist

BEKASI – Layanan KRL lintas Bekasi Timur–Cikarang ditargetkan kembali beroperasi pada Rabu (29/4/2026) siang, setelah sebelumnya terdampak kecelakaan tragis yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di kawasan Bekasi Timur.


Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pengoperasian kembali masih menunggu izin resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi sebagai pihak yang berwenang melakukan investigasi.


“Jika clearance dari KNKT sudah diberikan, maka layanan KRL dari arah Cikarang dan Bekasi Timur akan segera dibuka kembali hari ini,” ujar Dudy dalam keterangannya.


Saat ini, proses uji kelayakan terus dilakukan, meliputi pemeriksaan jalur rel hingga kesiapan operasional stasiun. Pemerintah memastikan seluruh aspek telah memenuhi standar sebelum layanan kembali dibuka untuk umum.


Dudy menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam proses pemulihan layanan ini. Ia meminta seluruh pihak, termasuk operator, tidak mengabaikan aspek keamanan.


Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, memastikan bahwa operasional KRL akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengacu pada arahan KNKT.


“Insyaallah siang ini layanan KRL lintas Cikarang Line bisa kembali berjalan dengan frekuensi seperti sebelumnya, namun tetap memperhatikan pembatasan kecepatan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa tidak ada kompromi dalam hal keselamatan operasional kereta api.


Sebelumnya, kecelakaan terjadi pada Senin (27/4) malam ketika KA Argo Bromo Anggrek menabrak rangkaian KRL yang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Insiden bermula dari sebuah kendaraan yang tertemper KRL di perlintasan sebidang dekat lokasi, sehingga mengganggu perjalanan kereta.


Akibat kejadian tersebut, sebanyak 15 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah untuk meningkatkan sistem keselamatan perkeretaapian ke depan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit