TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Prabowo Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha, Siapkan Pendidikan dan Kredit Startup

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 20 Mei 2026 | 15:01 WIB
Presiden Prabowo pada Rapat Paripurna DPR RI l, Rabu (20/5/2026). Foto : Ist
Presiden Prabowo pada Rapat Paripurna DPR RI l, Rabu (20/5/2026). Foto : Ist

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mendorong generasi muda Indonesia untuk berani terjun ke dunia usaha dan menjadi pengusaha baru yang inovatif serta mandiri. Menurutnya, anak muda tidak harus selalu bercita-cita menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau bekerja di pemerintahan.


Hal itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPR, Rabu (20/5/2026).


“Jangan semua ingin menjadi ASN dan bekerja di pemerintahan. Anak-anak muda harus berani bersaing di dunia usaha. Pemerintah akan membantu karena kita memiliki ribuan anak muda hebat,” ujar Prabowo.


Untuk mendukung lahirnya wirausahawan muda, pemerintah akan memperkuat pendidikan kewirausahaan sekaligus menyiapkan akses pembiayaan melalui kredit startup bagi generasi muda yang ingin membangun usaha.


“Kita siapkan pendidikan entrepreneur dan juga kredit startup untuk mendorong mereka menjadi pengusaha baru yang kuat,” katanya.


Prabowo menilai, Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha muda yang kreatif, inovatif, dan memiliki kemampuan manajerial yang baik guna memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.


Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran sektor swasta dalam mendorong perekonomian. Menurutnya, dunia usaha yang dinamis akan menjadi motor penggerak pembangunan apabila didukung oleh sumber daya manusia yang unggul dan penuh inisiatif.


“Kita membutuhkan sektor swasta yang dinamis, pengusaha yang inovatif, memiliki inisiatif tinggi, serta kemampuan manajerial yang handal,” ujarnya.


Dalam pidatonya, Prabowo kembali menegaskan pentingnya penerapan ekonomi Pancasila melalui semangat gotong royong dan ekonomi kekeluargaan.


“Istilah populernya adalah Indonesia Incorporated. Semua harus bergotong royong. Yang kuat membantu yang lemah, dan usaha bersama dapat dijalankan melalui koperasi. Tidak boleh yang kuat menang sendiri dan yang lemah dibiarkan tertinggal,” tutur Prabowo.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit