Kerap Dijadikan Lokasi Berjualan, Siap-siap Pemkab Lebak Bakal Tata Trotoar di Jalan Sunan Kalijaga
LEBAK - Trotoar di sepanjang Jalan Sunan Kalijaga tepatnya di sekitar kawasan Pasar Rangkasbitung, akan dilakukan penataan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak. Penataan trotoar dilakukan di sisi kanan maupun kiri yang selama ini kerap dimanfaatkan oleh penjual kuliner. Persiapan sosialisasi dibahas dalam rapat yang digelar di Ruang Asisten Daerah (Asda) Bidang Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Lebak, Rabu (2/9/2026).
Asda Pembangunan dan Perekonomian Setda Lebak, Rahmat mengatakan, rapat tersebut secara khusus membahas berbagai hal teknis menjelang pelaksanaan sosialisasi kepada para pedagang yang terdampak penataan. “Tadi cuma persiapan. Jadi pengembang yang mendapatkan tender ingin melakukan sosialisasi kepada pedagang di sepanjang trotoar kanan kiri itu. Jadi sosialisasi, kita undang Dishub, Satpol PP, Dinas Koperasi, pengembang dan lainnya, biar nanti bisa nyambung,” ujar Rahmat kepada wartawan.
Dikatakannya, pelibatan sejumlah perangkat daerah dan pihak terkait diperlukan agar pelaksanaan penataan dapat berjalan secara terkoordinasi. Pemerintah daerah juga ingin memastikan para pedagang memperoleh informasi yang jelas mengenai rencana pekerjaan di kawasan tersebut.
Ia menjelaskan, penataan yang direncanakan mencakup pelebaran trotoar di kawasan kuliner Jalan Sunan Kalijaga. Sosialisasi kepada para pedagang dijadwalkan berlangsung pada Jumat pagi. “Sosialisasi rencana hari Jumat pagi. Setelah itu mereka akan langsung melakukan pekerjaan. Termasuk drainase juga diperbaiki, khawatir ada sumbatan,” ujarnya.
Rahmat menilai penataan kawasan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperbaiki wajah kawasan perkotaan, sekaligus menciptakan fasilitas pedestrian yang lebih tertata.
Pemkab Lebak, kata Rahmat, menyambut baik dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi yang digunakan untuk mendukung program penataan tersebut. “Kalau ini kan anggaran provinsi, kita sangat mengapresiasi, bersyukur. Semoga bisa jadi penataan yang baik ke depan, bertahap,” katanya.
Lebih lanjut, Rahmat menegaskan bahwa pembahasan terkait penataan kawasan Jalan Sunan Kalijaga sebenarnya telah dilakukan dalam berbagai kesempatan sebelumnya. Namun, rapat kali ini lebih diarahkan pada persiapan teknis pelaksanaan sosialisasi dan penentuan tahapan pekerjaan. “Jadi kita lebih fokus ke berapa yang harus diundang, pedagang mana saja, terus jadwal mulai penataan kapan. Jadi jelas si pedagang itu,” tutur Rahmat.
Ia berharap komunikasi antara pemerintah, pengembang, dan para pedagang dapat terjalin dengan baik sehingga proses penataan tidak menimbulkan persoalan di lapangan. Dengan adanya sosialisasi sebelum pekerjaan dimulai, para pedagang diharapkan memahami tahapan penataan sekaligus mengetahui area mana yang nantinya perlu disesuaikan selama proses pembangunan berlangsung. “Jadi persiapannya lebih kepada pelaksanaan sosialisasi supaya semuanya jelas dan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.(*)
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu



