Jika Iran Mundur dari Piala Dunia, Irak dan UEA Bakal Jadi Pengganti
IRAN - Isu mundurnya Iran dari Piala Dunia 2026 kian menghangat seiring eskalasi konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Jika Team Melli benar-benar menarik diri atau dicoret oleh FIFA, slot mereka di putaran final wajib segera diisi.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, mengakui peluang negaranya tampil di Piala Dunia semakin kecil akibat situasi keamanan yang memburuk.
“Akibat serangan Amerika, kecil kemungkinan kami bisa menatap Piala Dunia, tapi para pejabat olahraga yang harus memutuskan soal itu,” ujar Mehdi Taj.
Iran sejatinya telah memastikan tiket ke putaran final dan tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Namun persoalan muncul karena seluruh pertandingan fase grup dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, negara yang kini terlibat langsung dalam konflik dengan Iran bersama Israel.
Kondisi tersebut membuat partisipasi Iran dinilai berisiko, baik dari sisi keamanan tim maupun kelancaran turnamen. FIFA pun disebut-sebut tengah memantau perkembangan situasi geopolitik sebelum mengambil keputusan resmi.
Jika Iran benar-benar mundur atau dicoret, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah menyiapkan opsi pengganti. Dua negara, Irak dan Uni Emirat Arab (UEA), menjadi kandidat terkuat untuk mengisi kekosongan tersebut.
Keduanya tampil kompetitif hingga fase akhir playoff kualifikasi zona Asia dan memiliki peringkat FIFA serta akumulasi poin kualifikasi tertinggi di antara tim-tim Asia yang belum lolos ke Piala Dunia 2026.
Keputusan akhir kini berada di tangan FIFA, sembari menunggu kepastian status Iran di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 12 jam yang lalu



