Prabowo Resmikan Jet Tempur Rafale dan Rudal Meteor, Perkuat Kekuatan Udara TNI
JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan sejumlah Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) modern kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam upacara di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5).
Penyerahan alutsista strategis tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya modernisasi pertahanan udara Indonesia sekaligus memperkuat kesiapan tempur TNI Angkatan Udara menghadapi tantangan keamanan kawasan.
Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 09.56 WIB dengan mengenakan safari lengan panjang berwarna khaki dan peci hitam. Setibanya di pangkalan udara, Kepala Negara langsung menuju area display alutsista untuk memimpin prosesi peresmian.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan tirai pesawat tempur Rafale, dilanjutkan tradisi penyiraman air kembang pada bagian moncong pesawat sebagai simbol kesiapan operasional armada baru TNI AU.
Penyerahan armada ditandai dengan pemberian kunci pesawat dari Presiden Prabowo kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yang kemudian diteruskan kepada Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Tonny Harjono selaku pengguna alutsista.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan enam unit jet tempur multirole Dassault Rafale generasi 4,5 buatan Prancis. Keenam pesawat itu merupakan pengiriman perdana dari total 42 unit Rafale yang dibeli Indonesia dengan target seluruh armada tiba secara bertahap hingga 2029.
Selain Rafale, pemerintah juga menyerahkan empat unit pesawat Falcon 8X, dua unit Airbus A400M Multi Role Tanker Transport (MRTT), serta dua unit radar Ground Control Intercept (GCI) untuk memperkuat sistem pengawasan udara nasional.
Kemampuan tempur TNI AU turut diperkuat dengan sistem persenjataan modern berupa rudal jarak jauh Meteor missile berteknologi Beyond Visual Range (BVR), serta Smart Weapon HAMMER untuk mendukung operasi serangan presisi ke sasaran darat.
Kehadiran alutsista baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tangkal Indonesia sekaligus memperkuat kedaulatan wilayah udara nasional di tengah dinamika geopolitik kawasan yang terus berkembang.
Acara penyerahan alpalhankam strategis itu turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta sejumlah pejabat tinggi negara lainnya.
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 6 jam yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu


