KKN Internasional UIN Jakarta Dibuka, Sasar Jepang & Arab Saudi
CIPUTAT TIMUR-Universitas Islam Negeri (UIN) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali membuka peluang bagi mahasiswanya untuk mengabdi di kancah global. Melalui Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM), kampus tersebut resmi membuka pendaftaran Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional tahun 2026 dengan sejumlah negara tujuan.
Informasi pembukaan program ini diumumkan melalui kanal resmi Instagram PPM UIN Jakarta serta AIESEC UIN Jakarta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rangkaian seleksi KKN Internasional dilaksanakan secara bertahap. Pendaftaran untuk tujuan Malaysia yang dibuka pada 26 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, serta Jepang pada 28 Januari hingga 8 Februari 2026, telah resmi ditutup.
Namun, kesempatan mengikuti KKN di luar negeri masih terbuka. Saat ini, PPM UIN Jakarta membuka pendaftaran untuk tujuan Hong Kong dan Arab Saudi. Pendaftaran kedua program tersebut berlangsung mulai 26 Februari hingga 29 Maret 2026.
Kepala PPM UIN Jakarta, Ade Rina Farida, menegaskan bahwa KKN Internasional bukan sekadar agenda perjalanan ke luar negeri, melainkan bagian dari strategi penguatan kapasitas mahasiswa.
“Program ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman lintas budaya, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan kepemimpinan melalui keterlibatan langsung dalam proyek nyata di komunitas global,” ujarnya, Senin (2/3).
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan global sekaligus menjaga nama baik institusi.
“Mahasiswa harus siap berkontribusi. Ini adalah kesempatan emas untuk mengimplementasikan ilmu di lingkungan internasional. Kami berharap peserta yang lolos seleksi nanti dapat menjaga nama baik almamater serta memberikan solusi konkret terhadap isu-isu sosial di negara tujuan,” jelasnya.
Selain jalur PPM untuk Hong Kong dan Arab Saudi, UIN Jakarta juga berkolaborasi dengan AIESEC UIN Jakarta melalui program KKN Internasional x Global Volunteer. Program ini menyasar pengabdian di Vietnam dan Kamboja dengan fokus kontribusi terhadap agenda Sustainable Development Goals (SDGs).
Pendaftaran jalur kolaborasi tersebut dibuka lebih panjang, yakni mulai 21 Februari hingga 30 April 2026. Secara teknis, program berlangsung selama enam hingga delapan minggu. Mahasiswa semester 6 yang mengikuti program ini akan memperoleh rekognisi Satuan Kredit Semester (SKS) sesuai ketentuan akademik.
Untuk pendaftar tujuan Hong Kong dan Arab Saudi, hasil seleksi berkas dijadwalkan diumumkan pada 30 Maret 2026, dilanjutkan tahap wawancara pada 31 Maret 2026. Adapun persyaratan utama meliputi transkrip dengan IPK minimal 3,00, sertifikat prestasi, motivation letter, serta kemampuan bahasa asing seperti Inggris atau Arab.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 22 jam yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu



