TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Mie Ayam Pak H. Ino, Kuliner Legendaris Serpong yang Bertahan 20 Tahun dan Laris Ratusan Porsi Setiap Hari

Oleh: Emir MG
Editor: AY
Rabu, 20 Mei 2026 | 16:30 WIB
Warung Mie Ayam Pak H Ini yang berlokasi di Jalan Pinus Raya, Rawa Buntu, BSD. Foto : Emir MG
Warung Mie Ayam Pak H Ini yang berlokasi di Jalan Pinus Raya, Rawa Buntu, BSD. Foto : Emir MG

BSD – Di tengah ramainya kawasan Taman Jajan Serpong, terdapat satu warung mie ayam sederhana yang tetap bertahan di tengah perkembangan zaman. Adalah Mie Ayam Pak H. Ino, kuliner kaki lima yang sudah menemani warga Serpong selama kurang lebih 20 tahun.


Berlokasi di Jalan Pinus Raya, RW Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, warung sederhana milik Pak H. Ino ini tak pernah sepi pelanggan. Meski letaknya tidak terlalu mencolok dari jalan utama, cita rasa khas yang konsisten membuat pembeli terus berdatangan setiap hari.


Pak Ino menuturkan, dirinya telah menekuni usaha mie ayam sejak puluhan tahun lalu. Sebelum menetap di Serpong, ia sempat berdagang di kawasan Jembatan Lima, Jakarta Barat, lalu berpindah ke Jakarta Timur hingga akhirnya membuka usaha tetap di Serpong.


“Awalnya ikut orang dagang di Jembatan Lima, lalu pindah-pindah sampai akhirnya menetap di sini. Kurang lebih sudah 20 tahunan,” ujar Pak Ino saat ditemui Tangselpos.id, Rabu (20/5/2026).


Meski hanya menyajikan menu sederhana seperti mie ayam dan pangsit, warung tersebut mampu menjual hingga sekitar 100 mangkuk per hari. Pak Ino membuka dagangannya mulai pukul 16.00 WIB hingga malam hari, bahkan bisa tutup lebih larut saat pembeli sedang ramai.


“Biasanya buka dari jam 4 sore sampai malam, paling lambat jam 10 kalau lagi ramai,” katanya.


Salah satu hal yang membuat pelanggan setia terus kembali adalah kualitas rasa yang tetap terjaga. Pak Ino mengaku seluruh bahan dibuat sendiri, mulai dari mie hingga olahan ayam yang menjadi topping andalan.


“Mi-nya bikin sendiri, ayamnya juga masak sendiri,” jelasnya.
Keberadaan pelanggan lama menjadi kekuatan utama usaha tersebut. Sebagian besar pembeli mengetahui Mie Ayam Pak H. Ino dari rekomendasi mulut ke mulut yang terus berlanjut hingga sekarang.


“Sudah banyak pelanggan lama, jadi masih tetap ada yang datang setiap hari,” ujarnya.


Di tengah maraknya layanan pesan antar online, Pak Ino memilih tetap mempertahankan konsep sederhana dan melayani pembeli secara langsung. Ia mengaku menjalankan usahanya sendiri sehingga lebih nyaman fokus melayani pelanggan yang datang ke lokasi.


Kesederhanaan tempat, cita rasa autentik, serta pengalaman puluhan tahun membuat Mie Ayam Pak H. Ino tetap menjadi salah satu kuliner legendaris yang bertahan di kawasan Serpong hingga saat ini.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit